Sapuluh ampa ya nona dalam parahu
La kata tujuh ya nona ditambah tujuh
Buju sampe turut beta beta punya mau
Mari badendang mando-mando cerlele
Sio tujuh tambah tujuh talalu manise
Mari badendang mando-mando cerlele
Sio tujuh tambah tujuh talalu manise
Kata satu ya nona ditambah satu
Sama dengan dua nona muka manis
La kata satu ya nona ditambah satu
Sama dengan dua nona muka manis
Kisah Lagu Daerah 'Tujuh Tambah Tujuh'
Lagu daerah Maluku ini merupakan lagu bernuansa ceria yang menggambarkan cara merayu dengan santai dan penuh canda. Lagu ini memakai perumpamaan matematika “tujuh tambah tujuh” (14) di dalam perahu sebagai awal percakapan yang unik dan menghibur. Liriknya menunjukkan usaha seorang pria yang terus membujuk orang yang disukainya dengan halus hingga akhirnya sang pujaan hati tersentuh.
Ungkapan “talalu manise” sendiri menegaskan rasa kagum yang sangat mendalam, sehingga lagu ini sering menghadirkan suasana yang menyenangkan. Dapat disimpulkan bahwa lagu ini merupakan lagu ceria yang mengandung makna tentang rayuan gombal atau proses pendekatan (PDKT), dan harapan untuk meluluhkan hati pasangan.