Apa tempo, bale la kembali
Ingat Ambon, tanah tumpa darah
Lagi ibu, bapa dan saudarah
Mana kala beta sakit
Hati beta tra senang
Duduk murung serta tangis
air mata tumpalah
bale muka kanan kiri
Mama papa tra ada
Siapa siapa tolong beta
Beta ini asinglah
Ole sioh, sayang la di lale
Apa tempo, bale la kembali
Ingat Ambon, tanah tumpa darah
Lagi ibu, bapa dan saudarah
Ambon tanah jang kucinta
Meski hina rupamu
Beta tidak akan lupa
Slama hajat hidupku
Beta ingin mau pulang
Asal pandjang umurku
Asal sadja Tuhan sajang
Lagi ada serta-ku
Ole sioh, sayang la di lale
Apa tempo, bale la kembali
Ingat Ambon, tanah tumpa darah
Lagi ibu, bapa dan saudarah
https://musiklib.org/lagu_maluku-ole_sioh-lirik_lagu.html
Kisah Lagu Daerah 'Ole Sioh'
Lagu Ole Sioh merupakan salah satu lagu daerah dari Maluku yang menggambarkan keindahan alam sekaligus kekayaan budaya masyarakat setempat. Istilah “Ole Sioh” sendiri berarti pantai biru, yang melambangkan pesona alam Maluku yang indah dan menenangkan. Melalui liriknya, lagu ini menyampaikan makna yang mendalam tentang kehidupan masyarakat Maluku, terutama mengenai kebersamaan, semangat hidup, dan rasa cinta terhadap tanah kelahiran.
Selain menggambarkan keindahan budaya dan alam, lagu “Ole Sioh” juga mengandung pesan tentang kerinduan seorang perantau terhadap kampung halamannya. Ungkapan dalam lagu ini memperlihatkan rasa sayang dan rindu yang begitu kuat terhadap tanah Maluku beserta kenangan yang melekat di dalamnya. Di balik nuansa harunya, lagu ini turut menghadirkan semangat perjuangan, rasa cinta tanah air, serta menjadi simbol identitas budaya yang menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur masyarakat Maluku.