Kole-Kole merupakan lagu daerah asal Maluku yang liriknya terinspirasi dari perahu kecil bercadik khas daerah tersebut. Lagu ini biasanya dinyanyikan dengan suasana ceria untuk menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir yang sangat dekat dengan laut.
Lirik dalam lagu ini memakai perumpamaan sederhana namun manis tentang kehidupan sehari-hari, seperti campuran santan dan gula yang melambangkan kenikmatan maupun kegembiraan. Ungkapan itu kerap dihubungkan dengan kebahagiaan, keindahan, serta manisnya hubungan sosial dalam masyarakat, terutama melalui kalimat terkenal “tambah santan dengan gula, sota lalu manise.”
Secara umum, Kole-Kole menghadirkan suasana kebersamaan dan rasa syukur dalam kehidupan masyarakat. Pengulangan kata “manise” menjadi penegasan rasa kagum terhadap keindahan alam maupun sifat seseorang yang menyenangkan.