Lirik Punyandangan

Mak ngedok sai umpama
Biti sakikni badan

Tanjokh tukhun dunia
Ghejiwi penyandangan

Layin ulih besuya
Pembagian jak Tuhan

Kidangwi payu khiya
Sakikni penyandangan

Reff.
Lah lawi api daya
Biduk lebon kayuhan

Lah lawi api daya
Biduk lebon kayuhan

Asing iluk khik cakha
Asing iluk khik cakha
Supaya nyampai tujuan

Kidangwi payu khiya
Nyak nunggu kemukhahan

Sabakh daleh bedua
Kekalau kedolohan

Kisah Lagu Daerah 'Lampung Punyandangan'

Lagu Punyandangan merupakan lagu daerah Lampung yang menceritakan tentang kesedihan, penderitaan, dan kepasrahan seseorang ketika menghadapi berbagai persoalan hidup yang berat. Lagu ini mengajarkan agar manusia tetap kuat, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha walaupun hasil yang diharapkan belum terlihat. Selain itu, lagu ini juga mengingatkan bahwa setiap nasib dan ujian hidup merupakan bagian dari ketentuan Tuhan yang harus diterima dengan ikhlas.

Kata “Punyandangan” sendiri memiliki arti nasib, sandangan, atau penderitaan hidup yang dialami seseorang. Liriknya menggambarkan rasa sakit dan kesedihan yang begitu mendalam, seperti pada kalimat “Mak ngedok sai umpama, Biti sakik ni badan” yang menunjukkan bahwa penderitaan tersebut sulit diungkapkan dengan kata-kata. Perasaan hampa dan usaha yang terasa sia-sia juga menjadi gambaran emosional yang kuat dalam lagu ini.

Lirik Lagu Lagu Daerah Lampung

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru