Lagu Dinding Kiripit atau Ding Ding Kiripit yang dipopulerkan oleh Doel Sumbang merupakan lagu berbahasa Sunda yang mengandung banyak sindiran sosial. Lagu ini menggambarkan kehidupan rakyat kecil yang menderita akibat kesenjangan ekonomi dalam masyarakat.
Lirik lagu tersebut menyoroti kehidupan jalma leutik atau rakyat miskin yang hidup sederhana dan serba kekurangan. Digambarkan bahwa mereka tinggal di rumah kecil tanpa banyak harta, tetapi tetap sering mengalami tekanan hidup.
Selain itu, lagu ini juga menyampaikan kritik terhadap ketimpangan sosial dan keserakahan oarang yang lebih berkuasa. Ungkapan seperti “tulang bajing kacapit ku bulu pare” menjadi simbol rakyat kecil yang terjepit oleh golongan atas yang memiliki kekuatan dan kekayaan. Secara keseluruhan, lagu ini merupakan bentuk sindiran tentang ketidakadilan.