HOME » LIRIK LAGU » L » LAGU DAERAH BALI » LIRIK LAGU LAGU DAERAH BALI
  • Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Sing Ngelah Empugan - Lagu Daerah Bali


X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lagu Daerah Bali - Sing Ngelah Empugan
Youtube/ Yan Tawan&nbps;
Dot meliang pianake plalianNanging tusing ngidangTiang tonden gajianDot ngajak kurenan ke salonMare tiang bukaIsin dompete be kaonKaling ke ke salonMeliang pianak plalianMeli baas nu ngangsehangTit ade munyi kletat kletitKaden nak terek mekirigKilometer listrike ngelingNgis jeg mekite menangisKal mejalan megaeMotore sing misi lengisKanggoang jani buinTiang meulehanKe pisage sampinganCoba tiang ke pisage dajananEnyen nawang iye enyak mesilihanAduh lacur tusing maanKenehe luung tiang ngidih tulungAduh lacur tiang ketundungCoba tiang ke pisage delodanEnyen nawang iye enyak mesilihanAstungkare tiang maanNanging tiang mekesiab iye ngorahangLima persen perbulanAluh nak ngorahangPipis sing bekelang matiNanging yen sing ngelah pipisRasane care matiWidi widiana ngorahangMati sing mebekel empuganNanging yen sing ngelah empuganNgadenang be ke suarganTit ade munyi kletat kletitKaden nak terek mekirigKilometer listrike ngelingNgis jeg mekite menangisKal mejalan megaeMotore sing misi lengisKanggoang jani buinTiang meulehanKe pisage sampinganCoba tiang ke pisage dajananEnyen nawang iye enyak mesilihanAduh lacur tusing maanKenehe luung tiang ngidih tulungAduh lacur tiang ketundungCoba tiang ke pisage delodanEnyen nawang iye enyak mesilihanAstungkare tiang maanNanging tiang mekesiab iye ngorahangLima persen perbulanAluh nak ngorahangPipis sing bekelang matiNanging yen sing ngelah pipisRasane care matiWidi widiana ngorahangMati sing mebekel empuganNanging yen sing ngelah empuganNgadenang be ke suargan

Kisah Lagu Daerah 'Sing Ngelah Empugan'

Lagu Sing Ngelah Empugan memiliki makna tentang kenyataan pahit masyarakat yang sedang menghadapi masalah ekonomi. Lagu ini menggambarkan keadaan seseorang yang merasa putus asa karena tidak memiliki tabungan untuk memenuhi kebutuhan.

Melalui liriknya, lagu ini menceritakan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, seperti tidak mampu membelikan mainan untuk anak, tidak bisa pergi ke salon, hingga kehabisan beras dan bensin. Selain itu, lagu ini juga menggambarkan kenyataan pahit ketika seseorang terpaksa meminjam uang kepada tetangga untuk bertahan hidup, namun justru ditolak dengan kasar dan dikenakan bunga pinjaman sebesar lima persen setiap bulan.

Walaupun dibawakan dengan irama yang terdengar ceria, lagu ini sebenarnya mengandung sindiran dan humor tentang beratnya hidup tanpa uang. Liriknya menyampaikan bahwa tidak memiliki tabungan membuat seseorang merasa sangat tertekan bahkan lebih menyiksa daripada membayangkan kematian.