Lagu Sing Ngelah Empugan memiliki makna tentang kenyataan pahit masyarakat yang sedang menghadapi masalah ekonomi. Lagu ini menggambarkan keadaan seseorang yang merasa putus asa karena tidak memiliki tabungan untuk memenuhi kebutuhan.
Melalui liriknya, lagu ini menceritakan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, seperti tidak mampu membelikan mainan untuk anak, tidak bisa pergi ke salon, hingga kehabisan beras dan bensin. Selain itu, lagu ini juga menggambarkan kenyataan pahit ketika seseorang terpaksa meminjam uang kepada tetangga untuk bertahan hidup, namun justru ditolak dengan kasar dan dikenakan bunga pinjaman sebesar lima persen setiap bulan.
Walaupun dibawakan dengan irama yang terdengar ceria, lagu ini sebenarnya mengandung sindiran dan humor tentang beratnya hidup tanpa uang. Liriknya menyampaikan bahwa tidak memiliki tabungan membuat seseorang merasa sangat tertekan bahkan lebih menyiksa daripada membayangkan kematian.