• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Bibi Rangda - Lagu Daerah Bali

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik Bibi Rangda - Lagu Daerah Bali
Youtube/ Sanggar Kayong Pejen
Bibi bibi rangda apang durus karyan
Bibi mejauman kelod kangin jumah dane jegeg leseng

Suba jani keto tiang ngaba aled munyi
Sesanganan kaon jaja sirat kekuluban bungan duren

Duren duren ijo semangkane kuning gading
Kanti lampa nguda salak nangka kaliasem mangeronce

Kisah Lagu Daerah 'Bibi Rangda'

Lagu Bibi Rangda merupakan lagu daerah dari Bali yang menceritakan sosok janda atau tokoh Ratu Mahendradatta dalam cerita mitologi Bali. Ratu Mahendradatta diasingkan oleh Raja Dharmodayana, kemudian melampiaskan rasa sakit hati dan dendamnya.

Cerita tersebut menjadi bagian penting dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Bali. Pada masa dahulu, lagu ini sering dinyanyikan oleh anak-anak saat upacara Mejauman, tetapi sekarang lebih banyak digunakan sebagai pengiring tarian tradisional Bali, yaitu Tari Rangda.