Api,
Kumbia Kings baby, yeah
Kumbia Kings,
koo-kooo
(Comin' at ya!)
Udah datang para raja
siapa lagi, Kumbia Kings
pegang celanamu
nanti kalau kebakar, karena di sini
sudah datang, murni api, murni bara.
[Coro]
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Rasanya, panas, tubuhmu, bikin aku terbakar,
kamu bergerak, begitu kuat, seolah-olah panasnya mau membakar aku.
Tubuhku pengen kamu, mati kepengen lihatmu,
menunggu dengan sabar, kasih aku panasmu, mamá.
Kumbia kings
Koo koo
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Zaa!
Kamu bikin aku panas, terus bergerak, jangan berhenti, kamu nyalain aku, aku suka, api yang kamu berikan.
Mengerti, kamu nyalain aku, kamu bakar, begitu kuat, tubuhku mati kepengen
lihat kamu, kasih api sekali lagi.
Kumbia Kings
Koo Koo
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Terbakar!
Terbakar!
...
Hola, apa kabar, ini kilino shortino di mikrofon, dan ini izin, sebentar untuk cewek seksi, ini khusus untukmu, cewek seksi...(katakan apa), cewek seksi (katakan apa).
Mendingan aku bilang sekali saja, improvisasi dengan cewek ini, dia bikin aku gila, dia bikin aku mati, aku udah sampai, (dj) ay, ay dan aku terus sampai, dan aku terus terbakar, lihat, lihat, lihat, aku lagi asyik, aku lagi gila...yeah.
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Fuego, fuego, atapnya terbakar
Kita nggak butuh air, biarkan saja terbakar
Terbakar!
Terbakar!
Di sini kompetisi udah kehilangan kesabaran,
soalnya mereka tahu nggak ada harapan, mundur, ya? di sini Kumbia Kings
menguasai...memimpin...menghancurkan...(koo-koo)