Lagu ini menggambarkan fase patah hati yang datang tanpa aba-aba. Dari awal liriknya sudah terasa penyesalan dan kesadaran bahwa seseorang pernah terlalu percaya pada cinta yang ternyata nggak seperti yang dibayangkan. Ada rasa tertipu, ada kekecewaan, tapi juga pengakuan bahwa mungkin saat itu ia masih terlalu muda untuk benar-benar memahami semuanya.
Metafora "treading on the water" tanpa pernah belajar berenang jadi gambaran kuat tentang hubungan yang bikin kewalahan. Ketika semuanya berakhir, mau nggak mau harus belajar berdiri lagi dan memulai dari awal. Nggak mudah, tapi tetap harus jalan. Di sinilah pesan utama lagu ini terasa: walau sekarang sakit, waktu akan membantu semuanya terasa lebih ringan.
Pengulangan kalimat "everything works out in the end" seperti mantra penyemangat. Lagu ini bukan cuma tentang kehilangan, tapi tentang harapan. Tentang percaya bahwa meski hari ini terasa hancur, pada akhirnya semuanya akan menemukan jalannya sendiri. Cocok banget buat kamu yang lagi di fase bangkit dan butuh pengingat kalau cerita belum selesai di sini.