Lirik lagu ini menggambarkan kondisi emosi yang langsung tumpah sejak awal, saat perasaan datang terlalu cepat dan terlalu kuat buat dikendalikan. Pikiran jadi penuh, logika keteteran, dan semuanya terasa intens seolah nggak ada ruang buat mikir pelan-pelan.
Lagu ini nunjukin bagaimana rasa tertarik bisa berubah jadi dorongan obsesif yang bikin capek tapi susah dilepas. Ada tarik-menarik antara sadar ini melelahkan, tapi di saat yang sama perasaan itu terasa manis dan bikin ketagihan.
Di balik nuansa yang riuh dan ekspresif, lagu ini juga nyiratkan soal kehilangan kendali dan tenggelam dalam emosi sendiri. Walau rasanya berantakan dan nyaris menyakitkan, perasaan itu tetap dianggap sebagai satu-satunya hal yang terasa paling nyata dan benar.