Lagu ini vibes-nya playful, nyeleneh, dan penuh sindiran soal dunia online. Dari awal dia langsung declare diri sebagai "internet girl," sosok yang selalu jadi pusat perhatian di layar orang-orang. Setiap postingan langsung rame, tiap foto bikin orang heboh. Ada rasa percaya diri yang tinggi banget, kayak bilang dia tahu dirinya viral dan nggak bisa diabaikan.
Bagian chorus yang repetitif dan absurd kayak "eat zucchini" itu terasa sengaja random, lebih ke simbol culture internet yang kadang nggak masuk akal tapi tetap catchy. Liriknya kayak ngegambarin gimana orang-orang scroll, screenshot, iri, tapi tetap nggak bisa berhenti ngeliat. Ada juga sindiran soal jealousy dan validasi online, di mana perhatian dan reaksi orang jadi semacam bahan bakar eksistensi.
Tapi di balik kepercayaan diri itu, ada hint capek juga. Di pre-chorus dia bilang "it’s all too much," kayak tekanan jadi persona online itu nggak selalu enak. Jadi lagu ini bukan cuma flexing, tapi juga gambaran chaotic-nya jadi figur digital yang dipuja sekaligus dikritik. Fun, satir, dan relate banget sama era sosmed sekarang.