Lirik Meniti Hutan Cemara - Katon Bagaskara
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Kabut dingin merendah
perlahan datang menyapa
semak-semak tanah basah
Langkah kaki seiring
pandangan hijau terhampar
di tepi hutan cemara
Setelah lelah bertarung
dalam kerasnya hidup
ku butuh untuk sejenak
menenangkan nurani
Wahai alam dekaplah jiwaku
gelisah dan mencari
Di langit ingin kubasuh wajahmu
biar segar meraja
Mentari dini kuperlu hangatmu
menyusup buluh nadi
Membuka hari yang baru yang untukku
songsong apa terjadi
Meniti hutan cemara
Sepintas jejak tertinggal
dalam lumpur terkubur
jenuhku adalah beban
yang tak boleh terulang
perlahan datang menyapa
semak-semak tanah basah
Langkah kaki seiring
pandangan hijau terhampar
di tepi hutan cemara
Setelah lelah bertarung
dalam kerasnya hidup
ku butuh untuk sejenak
menenangkan nurani
Wahai alam dekaplah jiwaku
gelisah dan mencari
Di langit ingin kubasuh wajahmu
biar segar meraja
Mentari dini kuperlu hangatmu
menyusup buluh nadi
Membuka hari yang baru yang untukku
songsong apa terjadi
Meniti hutan cemara
Sepintas jejak tertinggal
dalam lumpur terkubur
jenuhku adalah beban
yang tak boleh terulang