Lirik lagu ini menggambarkan perasaan rindu yang sangat dalam kepada seseorang yang sudah tidak bisa bersama lagi. Di awal lagu ada kesadaran bahwa dulu mungkin mereka merasa masih punya banyak waktu seolah selalu ada "hari esok". Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Sekarang orang yang dicintai sudah pergi, bahkan sampai ke tempat atau keadaan yang tidak bisa lagi diikuti. Yang tersisa hanyalah kenangan dan rasa kehilangan yang terus terasa.
Meski orang itu sudah tidak ada di sampingnya, perasaan cintanya masih sangat kuat. Ia bilang kalau tidak bisa dekat secara nyata, setidaknya ia akan "hidup bersama bayangan atau kenangan" orang tersebut. Kenangan itu justru jadi sesuatu yang sangat berharga, bahkan terasa indah sekaligus menyakitkan. Makanya ada kalimat "I miss you more than life", yang menunjukkan betapa besar rasa rindu yang ia rasakan lebih dari apa pun dalam hidupnya.
Secara keseluruhan, lagu ini tentang kehilangan, penyesalan, dan rindu yang belum selesai. Ada perasaan ingin memutar waktu atau mendapatkan kesempatan lagi, tapi itu tidak mungkin. Jadi yang bisa dilakukan hanyalah menyimpan kenangan dan tetap mencintai orang itu dari jauh. Lagu ini menggambarkan bahwa kadang cinta tidak benar-benar hilang, meskipun orangnya sudah tidak lagi ada di sisi kita.