Mmmm.
When you told me that I was a star in the sky,
Saat kau bilang aku adalah bintang di langit,
Baby I believed every word.
Sayang, aku percaya setiap kata itu.
And you seemed so sincere,
Dan kau terlihat sangat tulus,
It was perfectly clear,
Semua itu sangat jelas,
Cause forever was all that I heard.
Karena selamanya adalah satu-satunya yang kudengar.
And every little kiss,
Dan setiap ciuman kecil,
From your tender lips,
Dari bibirmu yang lembut,
Couldn't of been a lie.
Tak mungkin itu sebuah kebohongan.
I fell hard over head,
Aku jatuh cinta dengan sangat dalam,
Without a safety net,
Tanpa jaring pengaman,
And I don't understand this goodbye.
Dan aku tak mengerti perpisahan ini.
Was I the only one who fell in love?
Apakah aku satu-satunya yang jatuh cinta?
There never really was the two of us.
Ternyata kita tidak pernah benar-benar ada berdua.
And maybe my all just wasn't good enough.
Dan mungkin semua yang aku berikan tidak cukup.
Was I the only one, only one, in love?
Apakah aku satu-satunya, satu-satunya, yang jatuh cinta?
As I walk down the hall,
Saat aku berjalan menyusuri lorong,
See the place on the wall,
Melihat tempat di dinding,
Where the picture of us used to be.
Di mana foto kita pernah ada.
I fight back those tears, cause I still feel you here.
Aku menahan air mata, karena aku masih merasakan kehadiranmu di sini.
How could you walk out so easily?
Bagaimana kau bisa pergi dengan begitu mudah?
And I don't understand, how I can feel this pain, and still be alive.
Dan aku tidak mengerti, bagaimana aku bisa merasakan sakit ini, dan tetap hidup.
And all these broken dreams,
Dan semua mimpi yang hancur ini,
And all these memories,
Dan semua kenangan ini,
Are killing me inside.
Membunuhku dari dalam.
Was I the only one who fell in love?
Apakah aku satu-satunya yang jatuh cinta?
There never really was the two of us.
Ternyata kita tidak pernah benar-benar ada berdua.
And maybe my all just wasn't good enough.
Dan mungkin semua yang aku berikan tidak cukup.
Was I the only one, only one,
Apakah aku satu-satunya, satu-satunya,
Tell me, what I'm supposed to do with all this love?
Katakan padaku, apa yang harus aku lakukan dengan semua cinta ini?
Baby, it was supposed to be the two of us.
Sayang, seharusnya kita berdua.
Help me, cause I still don't want to believe.
Bantu aku, karena aku masih tidak ingin percaya.
I was the only one.
Aku adalah satu-satunya.
I was the only one.
Aku adalah satu-satunya.
I the only one who fell in love.
Aku satu-satunya yang jatuh cinta.
There never really was the two of us, hey.
Ternyata kita tidak pernah benar-benar ada berdua, hei.
And maybe my all just wasn't good enough.
Dan mungkin semua yang aku berikan tidak cukup.
I the only one, the only one.
Aku satu-satunya, satu-satunya.
I the only one who fell in love.
Aku satu-satunya yang jatuh cinta.
There never really was the two of us.
Ternyata kita tidak pernah benar-benar ada berdua.
And maybe my all just wasn't good enough.
Dan mungkin semua yang aku berikan tidak cukup.
Was I the only one, the only one, in love?
Apakah aku satu-satunya, satu-satunya, yang jatuh cinta?
When you told me that I was a star in the sky,
Saat kau bilang aku adalah bintang di langit,
Baby I believed every word.
Sayang, aku percaya setiap kata itu.