Lirik Hanya Satu - Join Side
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lelaki tua tak mampu berdiri
Hanya terduduk di persimpangan
Dia memikirkan anak istrinya
Yang menunggunya
Tak tahu harus makan apa
Di seberang sana, seorang lelaki
Harus dituruti, setiap hari
Merasa yang paling benar itu dirinya sendiri
Seperti tidak punya hati
Mereka hanya mencari, keinginan semu,
Yang mereka pikir dapat menghilangkan jemu
Dalam hati kecilnya menangis dan terluka,
Mereka tak tahu harus berbuat apa...
Hanya satu, kepuasan di hati...
Ingatlah semua sesama kita...
Ada seorang gadis tak berpengharapan...
Termenung ratapi nasibnya
Duduk di pinggir jalan
Sedang menatap nirwana
Menitikkan air mata...
Menitikkan air mata
Hanya terduduk di persimpangan
Dia memikirkan anak istrinya
Yang menunggunya
Tak tahu harus makan apa
Di seberang sana, seorang lelaki
Harus dituruti, setiap hari
Merasa yang paling benar itu dirinya sendiri
Seperti tidak punya hati
Mereka hanya mencari, keinginan semu,
Yang mereka pikir dapat menghilangkan jemu
Dalam hati kecilnya menangis dan terluka,
Mereka tak tahu harus berbuat apa...
Hanya satu, kepuasan di hati...
Ingatlah semua sesama kita...
Ada seorang gadis tak berpengharapan...
Termenung ratapi nasibnya
Duduk di pinggir jalan
Sedang menatap nirwana
Menitikkan air mata...
Menitikkan air mata