Tuhan, kasihanilah aku
Was the kneeling drunkard's plea
Itulah permohonan si pemabuk yang berlutut
And as he knelt there on the ground
Dan saat ia berlutut di tanah itu
I know that God in heaven looked down
Aku tahu bahwa Tuhan di surga memandangnya
I went down by an old country church
Aku pergi ke sebuah gereja tua di pedesaan
I saw the drunkard stagger and lurch
Aku melihat si pemabuk terhuyung-huyung
And as he reached his mother's grave
Dan saat ia tiba di makam ibunya
I saw that drunkard kneel and pray
Aku melihat si pemabuk itu berlutut dan berdoa
Lord have mercy on me
Tuhan, kasihanilah aku
Was the kneeling drunkard's plea
Itulah permohonan si pemabuk yang berlutut
And as he knelt there on the ground
Dan saat ia berlutut di tanah itu
I know that God in heaven looked down
Aku tahu bahwa Tuhan di surga memandangnya
Bring my darling boy to me
Bawa anakku yang tercinta kepadaku
Was his mother's dying plea
Itulah permohonan terakhir ibunya
And as he staggered through the gate
Dan saat ia terhuyung melewati gerbang
Alas, he came just one day too late
Sayangnya, ia datang satu hari terlambat
Three years have passed since she went away
Tiga tahun telah berlalu sejak ia pergi
Her son is sleeping beside her today
Anaknya kini tidur di sampingnya
And I know that in heaven his mother he'll see
Dan aku tahu bahwa di surga ia akan bertemu ibunya
For God has heard that drunkard's plea
Karena Tuhan telah mendengar permohonan si pemabuk itu
Lord have mercy on me
Tuhan, kasihanilah aku
Was the kneeling drunkard's plea
Itulah permohonan si pemabuk yang berlutut
And as he knelt there on the ground
Dan saat ia berlutut di tanah itu
I know that God in heaven looked down
Aku tahu bahwa Tuhan di surga memandangnya