Lirik Lagu Grandpa Was A Carpenter (Terjemahan) - John Prine
X
TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA
ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Grandpa wore his suit to dinnerKakek selalu pakai jas saat makan malamNearly every dayHampir setiap hariNo particular reasonNggak ada alasan khususHe just dressed that wayDia memang begitu gayanya
Brown necktie and a matching vestDasi cokelat dan rompi yang serasiAnd both his wingtip shoesDan sepatu wingtip-nya yang rapiHe built a closet on our back porchDia bikin lemari di teras belakang kitaAnd put a penny in a burned out fuse.Dan nyelipin koin di sekering yang terbakar.
[Chorus:]Grandpa was a carpenterKakek adalah seorang tukang kayuHe built houses stores and banksDia bikin rumah, toko, dan bankChain smoked Camel cigarettesNggak berhenti merokok rokok CamelAnd hammered nails in planksDan memaku papan-papan kayuHe was level on the levelDia selalu jujur dan adilAnd shaved even every doorDan meratakan setiap pintuAnd voted for EisenhowerDan memilih Eisenhower'Cause Lincoln won the war.Karena Lincoln menang perang.
Well, he used to sing meDulu dia suka nyanyiin aku"Blood on the Saddle""Darah di Pelana"And rock me on his kneeSambil mendudukkan aku di pangkuannyaAnd let me listen to radioDan biarin aku denger radioBefore we got TVSebelum kita punya TVWell, he'd drive to church on SundayDia bawa aku ke gereja setiap MingguAnd take me with him too!Dan aku selalu diajak!Stained glass in every windowKaca patri di setiap jendelaHearing aids in every pew.Alat bantu dengar di setiap bangku.
[Chorus]
Now my grandma was a teacherSekarang nenekku seorang guruWent to school in Bowling GreenSekolah di Bowling GreenTraded in a milking cowMenukar sapi perahFor a Singer sewing machineDemi mesin jahit SingerShe called her husband "Mister"Dia memanggil suaminya "Tuan"And walked real tall and prideDan berjalan dengan penuh percaya diriAnd used to buy me comic booksDan sering beliin aku komikAfter grandpa died.Setelah kakek meninggal.
[Chorus]
Brown necktie and a matching vestDasi cokelat dan rompi yang serasiAnd both his wingtip shoesDan sepatu wingtip-nya yang rapiHe built a closet on our back porchDia bikin lemari di teras belakang kitaAnd put a penny in a burned out fuse.Dan nyelipin koin di sekering yang terbakar.
[Chorus:]Grandpa was a carpenterKakek adalah seorang tukang kayuHe built houses stores and banksDia bikin rumah, toko, dan bankChain smoked Camel cigarettesNggak berhenti merokok rokok CamelAnd hammered nails in planksDan memaku papan-papan kayuHe was level on the levelDia selalu jujur dan adilAnd shaved even every doorDan meratakan setiap pintuAnd voted for EisenhowerDan memilih Eisenhower'Cause Lincoln won the war.Karena Lincoln menang perang.
Well, he used to sing meDulu dia suka nyanyiin aku"Blood on the Saddle""Darah di Pelana"And rock me on his kneeSambil mendudukkan aku di pangkuannyaAnd let me listen to radioDan biarin aku denger radioBefore we got TVSebelum kita punya TVWell, he'd drive to church on SundayDia bawa aku ke gereja setiap MingguAnd take me with him too!Dan aku selalu diajak!Stained glass in every windowKaca patri di setiap jendelaHearing aids in every pew.Alat bantu dengar di setiap bangku.
[Chorus]
Now my grandma was a teacherSekarang nenekku seorang guruWent to school in Bowling GreenSekolah di Bowling GreenTraded in a milking cowMenukar sapi perahFor a Singer sewing machineDemi mesin jahit SingerShe called her husband "Mister"Dia memanggil suaminya "Tuan"And walked real tall and prideDan berjalan dengan penuh percaya diriAnd used to buy me comic booksDan sering beliin aku komikAfter grandpa died.Setelah kakek meninggal.
[Chorus]