Lirik lagu ini nyeritain tentang perasaan cinta yang dipendam sama seorang idola yang nggak bisa bebas mengekspresikan hatinya. Ada rasa deg-degan, excited, pengin deket sama seseorang, tapi di saat yang sama harus nahan diri karena statusnya sebagai figur publik. Ketemu cuma bisa senyum, ngode-ngode lewat kedipan mata, atau berharap diam-diam di kamar. Rasanya tuh kayak cinta rahasia yang manis tapi nyesek, karena kalau ketahuan bisa jadi "skandal".
Di sisi lain, ada konflik batin yang kerasa banget. Dia pengin jadi orang biasa aja biar bisa jujur sama perasaannya, jalan bareng, gandengan tangan, bahkan nunjukin kasih sayang tanpa takut kamera atau paparazzi. Tapi realitanya, dia juga nggak bisa ninggalin dunia idolanya gitu aja. Ada tanggung jawab, fans yang udah dukung, mimpi yang udah diperjuangin dari dulu. Jadi dia terjebak di antara cinta dan karier, dua-duanya sama penting.
Intinya, lagu ini vibes-nya bittersweet banget bahagia jadi idola, tapi harus "puasa cinta". Kayak pesan bahwa kadang kita harus nunda perasaan demi mimpi yang lebih besar. Romantis sih, tapi juga realistis nggak semua cinta bisa langsung diperjuangin, ada waktunya sendiri. Dan itu bikin ceritanya terasa relatable walaupun setting-nya dunia idol.