• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Only Ever In Daylight (Terjemahan) - Jelita

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lagu Jelita yang berjudul ‘Only Ever In Daylight’ ini pertama kali dirilis pada 2 September 2022. Lagu ini Jelita sendiri yang menciptakan liriknya dan diproduseri oleh Yudhistira Mirza. Yuk intip liriknya di sini…

All these lists of things I haven’t done
Semua daftar hal yang belum aku lakukan
In a time where time’s
Di saat waktu terasa
Weighing down my back
Seolah menekan punggungku
And I’ve got nowhere to run
Dan aku tak punya tempat untuk melarikan diri

Sipped my can and saw the scar on his hand
Minum dari kalengku dan melihat bekas luka di tangannya
From his prime of times finds a joke to crack
Dari masa-masa terbaiknya, dia menemukan lelucon untuk dilontarkan
Reaching for an Ativan
Menggapai Ativan
(He told, he told, he told)
(Dia bilang, dia bilang, dia bilang)

He told me not to worry bout
Dia bilang jangan khawatir tentang
All the things that scared me
Semua hal yang menakutkanku
As he wiped the spirit off his mouth
Saat dia mengelap minuman dari mulutnya
(Off his mouth)
(Dari mulutnya)
How could I ever believe?
Bagaimana aku bisa percaya?

Only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari
I feel I’m at peace with myself
Aku merasa damai dengan diriku sendiri
But I’m color blind at a traffic light
Tapi aku buta warna di lampu lalu lintas
With no one to call back home
Tanpa ada yang bisa dihubungi di rumah

Only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari
I feel I can look at myself
Aku merasa bisa melihat diriku sendiri
I sent my prayers to a satellite
Aku mengirimkan doaku ke satelit
They seem to never reach so far
Sepertinya tak pernah sampai sejauh itu

Only ever in daylight, only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari, hanya pernah di siang hari
Only ever in daylight, only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari, hanya pernah di siang hari
Daylight, daylight, daylight, daylight
Siang hari, siang hari, siang hari, siang hari

All the boys I knew when I was young
Semua anak laki-laki yang aku kenal saat muda
Hate their lives their wives
Benci hidup mereka, benci istri mereka
Tell me all their crimes
Menceritakan semua kesalahan mereka
Learned life will never be fun
Belajar bahwa hidup tidak akan pernah menyenangkan

Sat back down and thought about my future
Duduk kembali dan memikirkan masa depanku
Took every advice, how I wish I had
Mengambil semua nasihat, betapa aku berharap
Listened to my own sound
Mendengarkan suara hatiku sendiri

He told me not to worry bout
Dia bilang jangan khawatir tentang
All the things that scared me
Semua hal yang menakutkanku
As he wiped the spirit off his mouth
Saat dia mengelap minuman dari mulutnya
How could I ever believe?
Bagaimana aku bisa percaya?

Only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari
I feel I’m at peace with myself
Aku merasa damai dengan diriku sendiri
But I’m color blind at a traffic light
Tapi aku buta warna di lampu lalu lintas
With no one to call back home
Tanpa ada yang bisa dihubungi di rumah

Only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari

Only ever in daylight
Hanya pernah di siang hari
I feel I’m at peace with myself
Aku merasa damai dengan diriku sendiri
But I’m color blind at a traffic light
Tapi aku buta warna di lampu lalu lintas
With no one to call back home
Tanpa ada yang bisa dihubungi di rumah