Lirik Kurang Piknik - Jamrud
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Ya.. iya.. iya aku harus pergi
Ya.. iya.. iya cari yang lain
Harusnya kamu bisa ngerasain, maklumin,
Dan pikirin kenapa kencan kita berakhir,
Slalu banyak kata, sedikit bekerja.
yang jadinya mirip kursus bahasa,
Inikah yang pacaran
Rasanya jarang-jarang ngedenger
Kalimat penuh canda
Kau bicara moral, bicara etika
Sepertinya aku ini maling
harusnya kamu bisa ngertiin, pahamin, ngehargain
setiap langkah dan gerak-gerikku,
Nggak perlu dijaga dan penuh curiga,
Yang akhirnya kamu membabi buta
Ini bukan pacaran
Nyatanya malah mirip dengan ronda
Yang bawa pentungan,
Mau begini manyun, Mau begitu manyun
Dan wajahmu makin mirip kalkun
makanya kamu harus bercermin, koreksi
Banyak piknik biar tahu luasnya dunia,
Terlalu banyak aturan dan banyak pantangan,
yang jadinya bikin kesel hati,
ini dan itu jangan
Katamu (Nanti aja deh)
kalau kita sudah ke penghulu
Aku bingung sendiri, kecewa sendiri
Segitu aja, koq harus nunggu kawin
Ya.. iya.. iya cari yang lain
Harusnya kamu bisa ngerasain, maklumin,
Dan pikirin kenapa kencan kita berakhir,
Slalu banyak kata, sedikit bekerja.
yang jadinya mirip kursus bahasa,
Inikah yang pacaran
Rasanya jarang-jarang ngedenger
Kalimat penuh canda
Kau bicara moral, bicara etika
Sepertinya aku ini maling
harusnya kamu bisa ngertiin, pahamin, ngehargain
setiap langkah dan gerak-gerikku,
Nggak perlu dijaga dan penuh curiga,
Yang akhirnya kamu membabi buta
Ini bukan pacaran
Nyatanya malah mirip dengan ronda
Yang bawa pentungan,
Mau begini manyun, Mau begitu manyun
Dan wajahmu makin mirip kalkun
makanya kamu harus bercermin, koreksi
Banyak piknik biar tahu luasnya dunia,
Terlalu banyak aturan dan banyak pantangan,
yang jadinya bikin kesel hati,
ini dan itu jangan
Katamu (Nanti aja deh)
kalau kita sudah ke penghulu
Aku bingung sendiri, kecewa sendiri
Segitu aja, koq harus nunggu kawin