Lagu ini nyeritain tentang penyesalan dan perasaan kehilangan seseorang yang dulu pernah dekat banget dengan J. Cole. Intinya dia masih belum bisa move on dan terus ngehubungin cewek yang dia rasa sebagai the one who got away. Ada rasa kangen, nostalgia, dan harapan kecil buat balikan, tapi di sisi lain dia juga sadar mungkin semuanya sudah beda. Dia kayak terjebak antara masa lalu dan kenyataan sekarang.
Liriknya juga nunjukin kalau salah satu alasan hubungan itu gagal karena dia sendiri punya commitment issues. Dia takut ngasih seluruh hatinya karena takut disakitin balik. Akhirnya dia malah main main, nahan perasaan, dan sekarang justru nyesel karena udah kehilangan orang yang benar benar berarti. Ini relate banget sama situasi banyak orang yang baru sadar nilai seseorang setelah dia pergi.
Selain itu, lagu ini juga punya vibe refleksi kehidupan. Dia sadar waktu terus berjalan, masa muda perlahan hilang, dan kenangan cuma jadi kenangan. Sekarang yang tersisa cuma chat yang mungkin gak dibales dan harapan yang belum tentu jadi nyata. Pesannya cukup dalem, kadang orang yang paling kita cari di masa depan adalah orang yang kita sia siakan di masa lalu.