Aduh
Ada aja, ada-ada aja
Ada aja, ada-ada aja
Ada aja, ada-ada aja
Ada aja, ada-ada aja
Ada aja ina-inu kehidupan
Tapi kalo nggak ada, ya namanya kematian (Gebrak)
Kadang aku pengen menyudahi saja
Tapi suntik jarum aja diriku ketakutan
Kadang kau juga pengen udahan
Tapi ingat banyaknya kerjaan, kamu langsung gemeteran
Lagi semangatnya bekerja
Lagi semangatnya berkarya
Ada aja yang bikin pengen pejamkan mata
Lagi ngerasa cantik-cantiknya
Lagi ngerasa ganteng-gantengnya
Ada aja yang komen bilang, "Kamu gendutan"
Ada aja beban pikiran
Ada aja beban tambahan
Ada aja penyakit bawaan
(Ah, ada-ada aja)
Ada aja beban pikiran
Ada aja beban tambahan
Ada aja penyakit bawaan
(Elah)
Aku lelah tak bisa bercerita dengan orang
Aku lelah menelan banyaknya obat-obatan
Semua percakapan hanya berputar di dalam
Tak bisa teriakkan isi hatiku sekarang
Aku lelah tak bisa bercerita dengan orang
Aku lelah menelan banyaknya obat-obatan
Semua percakapan hanya berputar di dalam
Tak bisa teriakkan isi hatiku sekarang
Ada aja, ada-ada aja
Ada aja, ada-ada aja
Namun, hidup itu belajar selamanya
Hidup itu belajar selamanya (Iya aja)
Makna di balik lagu 'tiM3 tRaVeLLeR'
Lagu tiM3 tRaVeLLeR merupakan lagu dari Isyana Sarasvati yang membawa pesan tentang kebebasan, perjalanan batin, dan pencarian kedamaian di tengah kehidupan yang penuh luka. Kalimat “Libero, sono libero” sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “bebas, aku bebas”. Pengulangan bagian ini memberi kesan bahwa tokoh dalam lagu sedang mencoba melepaskan diri dari rasa takut, bayang-bayang masa lalu, atau tekanan hidup yang selama ini mengikat dirinya.
Bagian “Going on a travel, spirits join the battle” menggambarkan perjalanan spiritual dan emosional seseorang dalam menghadapi berbagai konflik hidup. Perjalanan itu bukan cuma soal berpindah tempat, tetapi juga proses menemukan jati diri dan melawan sisi gelap dalam diri sendiri. Sementara lirik “river made of tearfalls” menjadi simbol dari rasa sakit dan kesedihan yang pernah dilewati sepanjang perjalanan tersebut.