Lirik Sikap Duniawi - Isyana Sarasvati

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Dengarlah wahai kawan-kawanku
Kini warna yang kelam hangus
Aku tahu kamu 'kan bertamu
Selamat datang padaku yang baru

Di kala dia berteman, aku sibuk membisu
Di kala dia tertawa, aku berpikir masa depan

Hidup hanya sekali saja
Mungkin lagi tapi wujud berbeda
Maka jangan hiraukan kesempatan
Tutup telinga dari kata menyakitkan
Ah-ah-ah-ah

Bukalah matamu
Indahnya langit biru
Yang lalu biar berlalu
Peganglah kedua mimpimu yang baru

Dengarlah wahai kawan-kawanku
Kini warna yang kelam hangus
Aku tahu kamu 'kan bertamu
S'lamat datang padaku yang baru
Di kala dia menghasut, telan jadi ramuan
Lambat laun dia runtuh, s'makin aku jadi panutan

Hidup hanya sekali saja
Mungkin lagi tapi wujud berbeda
Maka jangan hiraukan kesempatan
Tutup telinga dari kata menyakitkan
Ah-ah-ah-ah

Bukalah matamu
Indahnya langit biru
Yang lalu biar berlalu
Peganglah kedua mimpimu yang baru

Bukalah matamu
Indahnya langit biru
Yang lalu biar berlalu
Peganglah kedua mimpimu yang baru

Renungkanlah
Mengapa kamu begitu membenci
Jangan rusak mimpi-mimpimu
Kar'na sikap duniawimu