Jika suatu saat aku meninggalkanmu, itu tidak akan terjadi di musim panas
Seeing you in summer I never would go
Melihatmu di musim panas, aku takkan pergi
Your hair streaked with sun-light, your lips red as flame, your face with a luster
Rambutmu berkilau terkena sinar matahari, bibirmu merah seperti api, wajahmu bercahaya
That puts gold to shame
Yang membuat emas pun terlihat malu
But if I'd ever leave you, it couldn't be in autumn
Tapi jika aku pernah meninggalkanmu, itu tidak mungkin di musim gugur
How I'd leave in autumn I never will know
Bagaimana aku bisa pergi di musim gugur, aku takkan pernah tahu
I've seen how you sparkle, when fall nips the air
Aku telah melihat bagaimana kamu bersinar, ketika udara gugur mulai menusuk
I know you in autumn, and I must be there
Aku mengenalmu di musim gugur, dan aku harus ada di sana
And could I leave you running merrily through the snow
Dan bisakah aku meninggalkanmu berlari ceria di tengah salju
Or on a wintry evening when you catch the fire's glow
Atau di malam musim dingin ketika kamu menangkap cahaya api
If ever I would leave you, how could it be in spring-time
Jika suatu saat aku meninggalkanmu, bagaimana mungkin itu terjadi di musim semi
Knowing how in spring I'm bewitched by you so
Tahu betapa di musim semi aku terpesona olehmu
Oh, no! not in spring-time
Oh, tidak! bukan di musim semi
Summer, winter or fall
Musim panas, dingin, atau gugur
No, never could I leave you at all
Tidak, aku takkan pernah bisa meninggalkanmu sama sekali
No, never could I leave you at all
Tidak, aku takkan pernah bisa meninggalkanmu sama sekali