Lirik Bujang Kota - Iklim
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Di mana kah tujuanmu
Hey bujang kota
Kau melangkah
Tak menentu
Setiap masa
Jaket usang di bahumu
Poket kosong penuh debu
Terbinakah sejarah mu
Hey bujang kota
Jika hanya kau meniru
Budaya luka
Angin desa kau tinggalkan
Ribut kota kau sanggahkan
Jangan terus terlena
Dalam kota fantasi
Hingga terlupa wajah
Yang sendiri
Yang sendiri
Renung-renung wahai teman
Kata gurau ku ini
Hingga terlupa wajah
Yang sendiri
Yang sendiri
Biar hidup merdeka
Dari terus dijajah
Dalam budaya kelabu
Oh... oh...
Hey bujang kota
Kau melangkah
Tak menentu
Setiap masa
Jaket usang di bahumu
Poket kosong penuh debu
Terbinakah sejarah mu
Hey bujang kota
Jika hanya kau meniru
Budaya luka
Angin desa kau tinggalkan
Ribut kota kau sanggahkan
Jangan terus terlena
Dalam kota fantasi
Hingga terlupa wajah
Yang sendiri
Yang sendiri
Renung-renung wahai teman
Kata gurau ku ini
Hingga terlupa wajah
Yang sendiri
Yang sendiri
Biar hidup merdeka
Dari terus dijajah
Dalam budaya kelabu
Oh... oh...