Lirik Flower Rain (OST Nine Monks) Terjemahan Bahasa Indonesia
Seorang anak laki-laki bertanya kepadaku,
barameun eodiseo onayo
Dari manakah datangnya angin?
manjil suneun eopjiman neukkil su isseo
Aku tak bisa menyentuhnya, namun aku bisa merasakannya
eodiro tto ganeungeolkkayo
Ke mana lagi dia akan pergi?
han sonyeoni tto naege munneyo
Seorang anak laki-laki kembali bertanya kepadaku,
eodumeun eodiseo oneunji
Dari manakah datangnya kegelapan?
dareul dulleossan eodumeun eodiseo wa
Dari manakah datangnya kegelapan yang menyelimuti rembulan?
deo binnage dareul gamssaneyo
Apakah itu menyelimuti bulan supaya menjadi lebih cerah?
eodumsogeul georeoga
Aku berjalan dalam kegelapan
dasi barameul mannasseoyo
Aku kembali tertiup angin
baramui kkeuteun tto dareun baram
Akhir dari angin, itu adalah angin lainnya
barami nal seuchil ttaen
Saat angin bertiup menghampiriku,
kkotbiga naeryeoyo
Hujan bunga turun kepadaku
kkotbi sogeul georeo baram ttara
Aku berjalan di tengah hujan bunga, mengikuti sang angin
han sonyeoni naege mureotjyo
Seorang anak laki-laki bertanya kepadaku,
jeo bicheun eodiro ganayo
Kemanakah cahaya itu pergi?
sigan jinamyeon geumsae boreul bulkida
Itu menjadi kian memerah seiring berjalannya waktu
eodumege jaril nae juneyo
Apakah dia memberikan tempatnya pada kegelapan?
eodumsogeul georeoga
Aku berjalan dalam kegelapan
dasi barameul mannasseoyo
Aku kembali tertiup angin
baramui kkeuteun tto dareun baram
Akhir dari angin, itu adalah angin lainnya
barami nal seuchilttaen
Saat angin bertiup menghampiriku,
kkotbiga naeryeoyo
Hujan bunga turun kepadaku
kkotbi sogeul georeo baram ttara
Aku berjalan di tengah hujan bunga, mengikuti sang angin
barami bulmyeon kkotbiga naeryeo
Saat angin bertiup, hujan bunga turun kepadaku
machi insacheoreom
Itu seperti sebuah kata sapaan
geuttae nunmulcheoreom
Saat itu, itu seperti tetesan air mata
eodumsogeul georeoga
Aku berjalan dalam kegelapan
dasi barameul mannasseoyo
Aku kembali tertiup angin
baramui kkeuteun tto dareun baram
Akhir dari angin, itu adalah angin lainnya
barami nal seuchil ttaen
Saat angin bertiup menghampiriku,
kkotbiga naeryeoyo
Hujan bunga turun kepadaku
kkotbi sogeul georeo gamyeon
Saat aku berjalan menembus hujan bunga,
tto dareun baram
Itu kembali ada angin lainnya