Aku hanya ingin kamu merasakan,
How I thought you deserved to feel.
Bagaimana aku pikir kamu pantas merasakannya.
The way you always said you wanted to.
Seperti yang selalu kamu katakan kamu inginkan.
You wanted all we have to be real,
Kamu ingin semua yang kita miliki itu nyata,
And every word we say to be true.
Dan setiap kata yang kita ucapkan harus benar.
Still after all I gave it's not enough for you.
Namun setelah semua yang aku berikan, itu masih belum cukup untukmu.
Well, I can't give any more,
Yah, aku tidak bisa memberi lebih banyak lagi,
So now I'm giving up.
Jadi sekarang aku menyerah.
'Cause nothing's ever good enough.
Karena tidak ada yang pernah cukup baik.
And the more I try to pour,
Dan semakin aku mencoba untuk memberi,
The less I fill your cup.
Semakin sedikit aku mengisi cangkirmu.
'Cause nothing's ever good enough.
Karena tidak ada yang pernah cukup baik.
I only wanted you to see,
Aku hanya ingin kamu melihat,
That you can be who you wanted to be.
Bahwa kamu bisa menjadi siapa yang kamu inginkan.
And fill the lonely void inside of you.
Dan mengisi kekosongan sepi di dalam dirimu.
I gave you everything that you need,
Aku memberimu segalanya yang kamu butuhkan,
Did what you always wanted to do.
Melakukan apa yang selalu ingin kamu lakukan.
Still after all I've done I can't get through.
Namun setelah semua yang telah aku lakukan, aku tidak bisa menjangkau.
Well, I can't give any more,
Yah, aku tidak bisa memberi lebih banyak lagi,
So now I'm giving up.
Jadi sekarang aku menyerah.
'Cause nothing's ever good enough.
Karena tidak ada yang pernah cukup baik.
And the more I try to pour,
Dan semakin aku mencoba untuk memberi,
The less I fill your cup.
Semakin sedikit aku mengisi cangkirmu.
'Cause nothing's ever good enough.
Karena tidak ada yang pernah cukup baik.
Good enough!
Cukup baik!
I've wasted my time!
Aku sudah membuang-buang waktu!
Go find someone!
Pergi cari seseorang!
Good enough!
Cukup baik!
Well, I can't give any more,
Yah, aku tidak bisa memberi lebih banyak lagi,
So now I'm giving up.
Jadi sekarang aku menyerah.
'Cause nothing's ever good enough.
Karena tidak ada yang pernah cukup baik.
And the more I try to pour,
Dan semakin aku mencoba untuk memberi,
The less I fill your cup.
Semakin sedikit aku mengisi cangkirmu.
'Cause nothing's ever good enough.
Karena tidak ada yang pernah cukup baik.
Enough, enough, enough!
Cukup, cukup, cukup!