Lirik Matahari Tenggelam

Semua yang kaucela
Semua yang kaubela
Hak suaraku 'kan kauanggap responsif
Menahan diri dianggap lemah

Semuanya tak nyata
Kau pun termakan juga
Batin lapar, kau mudah digembala
Lihat sekarang engkau di mana

Oh, jelas hal ini memang tak ada
Karena kau tak pernah merasakannya
Aman, duduk manis, hanya tertawa
Laga dirimu di balik kaca

Hanya jika sampai ada karangan bunga
Aku akan berbelasungkawa
Dan apa kaudengar semalam di berita?
Ngomong-ngomong, kukenal dia juga

Kudoakan kita semua
Masuk neraka
Panjang umur

Matahari tenggelam
(Matahari tenggelam)
S'lamat datang malam
(S'lamat datang malam)
Panjang umur
(Turut berduka)
Panjang umur
(Turut berduka)

Matahari tenggelam
(Matahari tenggelam)
S'lamat datang malam
(S'lamat datang malam)
Panjang umur
(Turut berduka)
Panjang umur
(Turut berduka)

Matahari tenggelam
(Matahari tenggelam)
S'lamat datang malam
(S'lamat datang malam)
Panjang umur
(Turut berduka)
Panjang umur
(Turut berduka)

Makna Lagu Matahari Tenggelam - Hindia

Lagu Matahari Tenggelam dari Hindia berisi kritik tajam terhadap sikap masyarakat yang sering kali baru peduli setelah sebuah tragedi benar-benar terjadi. Lewat lirik "Semua yang kaucela, semua yang kaubela" dan "Menahan diri dianggap lemah", Hindia menggambarkan bagaimana opini dan perdebatan sering membuat orang lupa melihat kenyataan yang sebenarnya. Banyak orang merasa paling benar karena tidak pernah mengalami langsung penderitaan orang lain, seperti yang tergambar dalam lirik "Jelas hal ini memang tak ada, karena kau tak pernah merasakannya". Lagu ini mengajak pendengar untuk lebih berempati, bukan sekadar berkomentar dari kejauhan.

Bagian paling kuat ada pada lirik "Hanya jika sampai ada karangan bunga, aku akan berbelasungkawa" yang menyindir kebiasaan masyarakat baru menunjukkan simpati setelah semuanya terlambat. Kalimat "Dan apa kaudengar semalam di berita? Ngomong-ngomong, kukenal dia juga" membuat tragedi terasa lebih personal, seolah mengingatkan bahwa korban yang kita lihat di berita adalah manusia yang punya keluarga, teman, dan orang-orang yang mencintainya. Sementara pengulangan "Matahari tenggelam, selamat datang malam" menjadi simbol datangnya masa yang lebih kelam ketika kepedulian digantikan oleh sikap acuh. Pada akhirnya, lagu ini mengingatkan bahwa empati seharusnya hadir sebelum kehilangan terjadi, bukan hanya saat ucapan belasungkawa sudah tidak bisa mengubah apa pun.

Lirik Lagu Hindia

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru