Lirik Bunuh Idolamu

Bunuh idolamu
Atau biarkan mereka hancurkan diri sendiri
Mau tak mau
Bertengkar mengejar hal yang hanya sekejap berarti

Kau nilai dirimu
Hanya dari banyak pekerjaanmu
Kau nilai dirimu
Dari nama-nama yang kaukenal
Kalian berdua sama saja

Oh, sedikit-banyak yang kupikirkan
Tak pernah tega 'tuk kuucapkan
Oh, terlalu banyak kusembunyikan
Kar'na ku tahu jika ku menyanggah
Kaubilang aku egois, dramatis, oh, aku yang salah

Ku tak mau tahu
Pertikaian yang lahir kar'na kau belum usai dengan dirimu
(Belum usai dengan dirimu)
Berpura tak tahu
Tapi kupegang rahasia kalian semua satu per satu
(Satu per satu)

Ku tak mau tahu (tak mau tahu)
Setelah ini, ku bernyanyi hal lain dan berlagak membisu
Sudah cukup sibuk
Menjaga hatiku di tengah dunia yang semakin berdebu

Oh, sedikit-banyak yang kupikirkan
Tak pernah tega 'tuk kuucapkan
Oh, terlalu banyak kusembunyikan
Aku makamkan

Jangan kau banyak bicara
Kau juga sama buruknya
Jari tengah untukmu, Kawan
Sana, lanjut jual namaku

Aku sudah lelah mengalah
Aku yang pertama dirugikan
Aku tak mengerti keadaan
Aku yang egois, dramatis, apatis

Masih banyak yang kurasakan
Masih banyak hal yang kubenci
Bermodalkan kedua tangan
Kucekek kau di dalam mimpi

Terkadang kusebut namamu
Oh, Tuhan, selamatkan aku
Benci ini sungguh mengganggu
Berkaca, bunuh idolaku

Oh, sedikit-banyak yang kupikirkan
Tak pernah tega 'tuk kuucapkan
Oh, terlalu banyak kusembunyikan
Dalam doaku, kukunci diriku

Oh, sedikit-banyak yang kupikirkan (kupikirkan)
Tak pernah tega (ku tak pernah tega) 'tuk kuucapkan (ucapkan)
Oh, terlalu banyak (banyak) kusembunyikan (sembunyikan)
Dalam doaku, kukunci diriku

Makna Lagu Next To You - Chris Brown ft Justin Bieber

Lagu Bunuh Idolamu dari Hindia adalah kritik terhadap budaya mengidolakan seseorang secara berlebihan, sekaligus curahan hati tentang tekanan yang datang ketika seseorang dijadikan panutan. Judulnya memang terdengar ekstrem, tetapi makna "Bunuh idolamu" bukan berarti benar-benar menyakiti seseorang, melainkan menghancurkan anggapan bahwa idola adalah sosok yang sempurna. Hal ini diperkuat lewat lirik "Bunuh idolamu, atau biarkan mereka hancurkan diri sendiri", yang menggambarkan bahwa ekspektasi publik sering kali membuat figur terkenal kelelahan hingga perlahan menghancurkan dirinya sendiri.

Di sisi lain, lagu ini juga menyoroti bagaimana banyak orang mengukur nilai diri dari pencapaian dan pengakuan. Lirik "Kau nilai dirimu hanya dari banyak pekerjaanmu" dan "Dari nama-nama yang kaukenal" menunjukkan bahwa validasi sosial sering dijadikan ukuran harga diri. Sementara itu, bagian "Kupegang rahasia kalian semua satu per satu" dan "Aku sudah lelah mengalah" memperlihatkan rasa lelah karena terus memendam masalah dan menghadapi konflik yang tidak pernah selesai. Pada akhirnya, Bunuh Idolamu mengajak pendengar untuk berhenti menaruh seseorang di atas pedestal, karena setiap manusia punya sisi rapuh, kesalahan, dan pergulatan yang tidak selalu terlihat di depan publik.

Lirik Lagu Hindia

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru