Meliuk, jatuh, seperti elang yang terjun dari langit
Without warning, the nuclear beast shows its eyes
Tanpa peringatan, makhluk nuklir menunjukkan matanya
Chaos ramped, the cult of the severed head rise
Kekacauan meningkat, sekte kepala yang terputus bangkit
Among the ashes, could not foresee strength or size
Di antara abu, tak bisa meramalkan kekuatan atau ukuran
Haunting screaming, gone in a flash of our eyes
Jeritan yang menghantui, lenyap dalam sekejap mata kita
Priestly being meant nothing more than their guise
Makhluk yang mengaku suci ternyata hanya topeng belaka
Fallen angels, light up the sky with demise
Malaikat yang jatuh, menerangi langit dengan kehancuran
Blackened hydra makes way as dark men conspire
Hidra hitam memberi jalan saat pria-pria gelap berkonspirasi
Demons swarming, attacking the few who survive
Iblis berkerumun, menyerang yang sedikit selamat
Armageddon, the heavens and hell will collide
Armageddon, langit dan neraka akan bertabrakan
Cometh conqueror, black death is allotted its time
Datanglah penakluk, kematian hitam telah ditentukan waktunya
Primely power, to walk through the blood is divine
Kekuatan utama, melangkah melalui darah adalah hal yang ilahi