Kenapa harus bernapas sekali lagi? Bibirku menempel di langit.
I see it fall, come crashing down on my head and I am scared tonight.
Aku melihatnya jatuh, menghantam kepalaku dan aku merasa takut malam ini.
Why'd it have to be, ordinary me?
Kenapa harus aku yang biasa?
I've been chosen to lift the world on my back (weighted down).
Aku telah dipilih untuk mengangkat dunia di punggungku (terbebani).
Still grasping, for footing. A stepping stone to lift ourselves up, above this.
Masih berusaha, mencari pijakan. Sebuah batu loncatan untuk mengangkat diri kita, di atas semua ini.
We are searching for the cure tonight.
Kita sedang mencari obatnya malam ini.
Why'd it have to be, ordinary me?
Kenapa harus aku yang biasa?
I've been chosen to lift the world on my back (weighted down).
Aku telah dipilih untuk mengangkat dunia di punggungku (terbebani).
I wish that we, would never ever see.
Aku berharap kita, tidak pernah melihat.
The end of days like these, now I know I'm in love.
Akhir dari hari-hari seperti ini, sekarang aku tahu aku jatuh cinta.