Mengincar tepi laut
I felt like quite an enthusiast
Aku merasa seperti seorang penggila
Silence never came
Keheningan tak pernah datang
I sat writing our names
Aku duduk menulis nama kita
In the sand that the backwash took first
Di atas pasir yang dibawa ombak kembali
We do need each others company
Kita memang butuh kebersamaan satu sama lain
If only to describe
Hanya untuk menggambarkan
Mountains shape steep
Gunung yang berbentuk curam
Like giant bodies sleep
Seperti raksasa yang sedang tidur
Covered by a sheet that runs for miles
Tertutup oleh selimut yang membentang jauh
You and I have decided to try to avoid
Kau dan aku telah memutuskan untuk mencoba menghindari
Thinking in terms of what we're downright terrified of losing
Berpikir tentang apa yang benar-benar kita takutkan untuk hilang
Early morn' you sing your song
Di pagi hari, kau menyanyikan lagumu
Sing sleepy golden storm
Nyanyikan badai emas yang mengantuk
We have other lives we live together while
Kita memiliki kehidupan lain yang kita jalani bersama
In this one we woke up boisterous and we tried
Di kehidupan ini kita bangun dengan riuh dan berusaha
With our busy hands on strangers lens
Dengan tangan kita yang sibuk di lensa orang asing
Our breathes are held enticed
Napasan kita tertahan, terpesona
Left on the headlights in the middle of the night
Tertinggal di lampu depan di tengah malam
Though the darkness holds the prettiest of sights
Meski kegelapan menyimpan pemandangan terindah
Oh your eyes can't be denied
Oh, matamu tak bisa dipungkiri
They see the tiniest of lies
Mereka melihat kebohongan sekecil apapun
You and I have decided to try to avoid
Kau dan aku telah memutuskan untuk mencoba menghindari
You and I, have been doing just fine
Kau dan aku, baik-baik saja
Drinking others wine, preoccupied
Minum anggur orang lain, sibuk
But- time that passes, oh how will we ever remember
Tapi- waktu yang berlalu, oh bagaimana kita akan mengingatnya