Terasing dari cahaya matahari
Deprived from all the songs I loved
Dirampas dari semua lagu yang aku cintai
These walls may hold my body captive,
Tembok-tembok ini mungkin menahan tubuhku,
But my soul is attending every sunset
Tapi jiwaku hadir di setiap senja
This is the hardest there was to walk,
Ini adalah jalan terberat yang harus dilalui,
But nothing I regret
Tapi aku tidak menyesali apa pun
Our death would only be the thing they're praying for,
Kematian kita hanya akan menjadi hal yang mereka doakan,
Time won't force us to surrender,
Waktu tidak akan memaksa kita untuk menyerah,
Their crippled freedom is not the one we're longing for,
Kebebasan mereka yang terhambat bukanlah yang kita inginkan,
As all else failed we raised our fists and weapons,
Saat semua usaha gagal, kami mengangkat tangan dan senjata kami,
Not born as soldiers, but driven to the end
Tidak lahir sebagai prajurit, tapi didorong sampai akhir
These wounds will be like memories, enhancing my existence
Luka-luka ini akan menjadi kenangan, memperkaya keberadaanku
And our scars shall be the seals of freedom
Dan bekas luka kita akan menjadi tanda kebebasan
I know that time heals nothing
Aku tahu bahwa waktu tidak menyembuhkan apa pun
Never casting down my eyes before the tyrant's throne
Takkan pernah menundukkan pandangan di hadapan takhta sang tiran
I know that our screams will sound out to the world,
Aku tahu teriakan kita akan terdengar ke seluruh dunia,
Our blood will be like water for the tree of freedom
Darah kita akan seperti air untuk pohon kebebasan
These wounds will be like memories, enhancing my existence
Luka-luka ini akan menjadi kenangan, memperkaya keberadaanku
These wounds will be like memories, cannot banish this idea
Luka-luka ini akan menjadi kenangan, tak bisa mengusir ide ini
This idea will overcome all walls and fences
Ide ini akan mengatasi semua tembok dan pagar
A young man's deeds became an old man's wisdom
Perbuatan seorang pemuda menjadi kebijaksanaan seorang tua