Lirik Hai Pemuda - Guruh Sukarno Putra
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Langit Mendung Mengurung Persada
Kututup Koranku Seraya Bergegas
Menetapkan Hati Dan Berkata
Hai Pemuda (harapan)
Jangan Kau Biarkan Sejarah Ternoda
Lukislah Dengan Tinta Emas
Hujan Resah Mengepung Jakarta
Kubuka Jaket Kuningku Dalam Kelas
Tiba-tiba Kawanku Berkata
Hai Pemuda (harapan)
Jangan Kau Biarkan Sejarah Ternoda
Tulislah Dengan Tinta Emas
Kiranya Telah Bersatu
Menegakkan Kebenaran Dan Keadilan
Kita Telah Bahu Membahu
Menumpas Kelaliman
Banjir Protes Melanda Persada
Kubenam Ironi Dihati Mengeras
Yang Berbisik-bisik Senantiasa
Hai Pemuda (harapan)
Jangan Kau Biarkan Sejarah Ternoda
Hiaslah Dengan Tinta Emas
Kututup Koranku Seraya Bergegas
Menetapkan Hati Dan Berkata
Hai Pemuda (harapan)
Jangan Kau Biarkan Sejarah Ternoda
Lukislah Dengan Tinta Emas
Hujan Resah Mengepung Jakarta
Kubuka Jaket Kuningku Dalam Kelas
Tiba-tiba Kawanku Berkata
Hai Pemuda (harapan)
Jangan Kau Biarkan Sejarah Ternoda
Tulislah Dengan Tinta Emas
Kiranya Telah Bersatu
Menegakkan Kebenaran Dan Keadilan
Kita Telah Bahu Membahu
Menumpas Kelaliman
Banjir Protes Melanda Persada
Kubenam Ironi Dihati Mengeras
Yang Berbisik-bisik Senantiasa
Hai Pemuda (harapan)
Jangan Kau Biarkan Sejarah Ternoda
Hiaslah Dengan Tinta Emas