[jangan kutuk aku]
when I speak a piece of my mind
[saat aku mengungkapkan pendapatku]
'cause silence isn't golden
[karena diam itu bukan emas]
when I'm holding it inside
[saat aku menahannya di dalam]
'cause I've been where I have been
[karena aku sudah berada di tempatku]
an I've seen what I have seen
[dalam segala yang telah kulihat]
I put the pen to the paper
[aku menulis di atas kertas]
'cause it's all a part of me
[karena semua itu adalah bagian dari diriku]
be it a song or a casual conversation
[entah itu lagu atau obrolan santai]
to hold my tongue speaks
[menahan lidahku berbicara]
of quiet reservations
[adalah tanda ketidakpuasan]
your words once heard
[kata-katamu yang pernah terdengar]
they can place you in a faction
[bisa menempatkanmu dalam kelompok]
my words may disturb
[kata-kataku mungkin mengganggu]
but at least there's a reaction
[tapi setidaknya ada reaksi]
sometimes I wanna kill
[terkadang aku ingin membunuh]
sometimes I wanna die
[terkadang aku ingin mati]
sometimes I wanna destroy
[terkadang aku ingin menghancurkan]
sometimes I wanna cry
[terkadang aku ingin menangis]
sometimes I could get even
[terkadang aku bisa membalas dendam]
sometimes I could give up
[terkadang aku bisa menyerah]
sometimes I could give
[terkadang aku bisa memberi]
sometimes I never give a fuck
[terkadang aku tidak peduli sama sekali]
it's only for a while
[ini hanya sementara]
I hope you understand
[aku harap kau mengerti]
I never wanted this to happen
[aku tidak pernah ingin ini terjadi]
didn't wanna be a man
[tak ingin menjadi seorang pria]
so I hid inside my world
[karena aku bersembunyi di duniamu]
I took what I could find
[aku mengambil apa yang bisa kutemukan]
I cried when I was lonely
[aku menangis saat merasa kesepian]
I fell down when I was blind
[aku terjatuh saat aku buta]
but don't damn me when I speak
[tapi jangan kutuk aku saat aku berbicara]
a piece of my mind
[pendapatku]
'cause silence isn't golden
[karena diam itu bukan emas]
when I'm holding it inside
[saat aku menahannya di dalam]
'cause I've been where I have been
[karena aku sudah berada di tempatku]
an I've seen what I have seen
[dalam segala yang telah kulihat]
I put the pen to the paper
[aku menulis di atas kertas]
'cause it's all a part of me
[karena semua itu adalah bagian dari diriku]
how can I ever satisfy you
[bagaimana aku bisa memuaskanmu]
an how can I ever make you see
[dan bagaimana aku bisa membuatmu melihat]
that, deep inside we're all somebody
[bahwa, di dalam hati kita semua adalah seseorang]
an it don't matter who you wanna be
[dan tidak masalah siapa yang ingin kau jadi]
but now I gotta smile I hope you comprehend
[tapi sekarang aku harus tersenyum, semoga kau mengerti]
for this man can say it happened
[karena pria ini bisa mengatakan itu terjadi]
'cause this child has been condemned
[karena anak ini telah terkutuk]
so I stepped into your world
[jadi aku masuk ke duniamu]
I kicked you in the mind
[aku mengganggumu dalam pikiranmu]
an I'm the only witness
[dalam hal ini, aku adalah satu-satunya saksi]
to the nature of my crime
[atas sifat dari kesalahanku]
but look at what we've done
[tapi lihat apa yang telah kita lakukan]
to the innocent and young
[pada yang tak bersalah dan muda]
whoa listen to who's talking
[eh, dengar siapa yang berbicara]
'cause we're not the only ones
[karena kita bukan satu-satunya]
the trash collected by the eyes
[sampah yang terkumpul di mata]
and dumped into the brain
[dibuang ke dalam otak]
said it tears into our conscious thoughts
[itu merobek pikiran sadar kita]
you tell me who's to blame
[kau katakan padaku siapa yang harus disalahkan]
I know you don't wanna hear me crying
[aku tahu kau tidak ingin mendengar aku menangis]
an I know you don't wanna he
[dan aku tahu kau tidak ingin mendengar...]