Lirik Redundant (Richard Dodd Medium Mix) (Terjemahan) - Green Day
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
We’re living in repetition.
Kita hidup dalam pengulangan.
Content:
Content in the same old shtick again.
Nyaman dengan rutinitas yang itu-itu saja lagi.
Content:
Now the routine’s turning to contention;
Sekarang rutinitas ini berubah jadi pertikaian;
Content:
like a production line going over and over and over roller coaster.
seperti jalur produksi yang terus berulang-ulang, seperti roller coaster.
Content:
Now I cannot speak, I lost my voice.
Sekarang aku tak bisa bicara, suaraku hilang.
Content:
I’m speechless and redundant.
Aku terdiam dan terasa tidak berarti.
Content:
‘Cause I love you’s not enough.
Karena "aku mencintaimu" tidak cukup.
Content:
I’m lost for words.
Aku kehabisan kata-kata.
Content:
Choreographed and lack of passion.
Semuanya terencana dan kurang gairah.
Content:
Prototypes of what we were.
Prototipe dari apa yang pernah kita jalani.
Content:
Went full circle ‘til I’m nauseous.
Berputar-putar sampai aku mual.
Content:
Taken for granted now.
Sekarang dianggap remeh.
Content:
Now I waste it, faked it, ate it, now I hate it.
Sekarang aku menyia-nyiakannya, berpura-pura, menjalaninya, sekarang aku membencinya.
Content:
Now I cannot speak, I lost my voice.
Sekarang aku tak bisa bicara, suaraku hilang.
Content:
I’m speechless and redundant.
Aku terdiam dan terasa tidak berarti.
Content:
‘Cause I love you’s not enough.
Karena "aku mencintaimu" tidak cukup.
Content:
I’m lost for words, now I cannot speak.
Aku kehabisan kata-kata, sekarang aku tak bisa bicara.
Kita hidup dalam pengulangan.
Content:
Content in the same old shtick again.
Nyaman dengan rutinitas yang itu-itu saja lagi.
Content:
Now the routine’s turning to contention;
Sekarang rutinitas ini berubah jadi pertikaian;
Content:
like a production line going over and over and over roller coaster.
seperti jalur produksi yang terus berulang-ulang, seperti roller coaster.
Content:
Now I cannot speak, I lost my voice.
Sekarang aku tak bisa bicara, suaraku hilang.
Content:
I’m speechless and redundant.
Aku terdiam dan terasa tidak berarti.
Content:
‘Cause I love you’s not enough.
Karena "aku mencintaimu" tidak cukup.
Content:
I’m lost for words.
Aku kehabisan kata-kata.
Content:
Choreographed and lack of passion.
Semuanya terencana dan kurang gairah.
Content:
Prototypes of what we were.
Prototipe dari apa yang pernah kita jalani.
Content:
Went full circle ‘til I’m nauseous.
Berputar-putar sampai aku mual.
Content:
Taken for granted now.
Sekarang dianggap remeh.
Content:
Now I waste it, faked it, ate it, now I hate it.
Sekarang aku menyia-nyiakannya, berpura-pura, menjalaninya, sekarang aku membencinya.
Content:
Now I cannot speak, I lost my voice.
Sekarang aku tak bisa bicara, suaraku hilang.
Content:
I’m speechless and redundant.
Aku terdiam dan terasa tidak berarti.
Content:
‘Cause I love you’s not enough.
Karena "aku mencintaimu" tidak cukup.
Content:
I’m lost for words, now I cannot speak.
Aku kehabisan kata-kata, sekarang aku tak bisa bicara.