Saat momen berlalu, semuanya terasa beku
What is left but the face? Does it show?
Apa yang tersisa selain wajah? Apakah terlihat?
Mind is oil, a stagnant night soil
Pikiran seperti minyak, tanah malam yang tak bergerak
Stir it 'round, hear a sound? Nothing at all
Aduk sedikit, dengar suara? Tidak ada sama sekali
Make up words just as we rehearsed
Buat kata-kata seperti yang sudah kita latih
Drain 'em out, fear and doubt, disperse
Buang semua, rasa takut dan keraguan, hilang
Closing in, for time's sake, it wins
Mendekat, demi waktu, dia menang
But if you grasp higher up, it finishes-es, oh
Tapi jika kau meraih lebih tinggi, semuanya akan berakhir, oh
I feel the ghost, she slipped through my bones
Aku merasakan hantu, dia meluncur melalui tulangku
Rushing 'round, in and out, exposed
Berlarian, masuk dan keluar, terbuka
Go to bed, needle to a thread
Pergi tidur, jarum ke benang
Makes all the sense till it's spent and you're bound in
Semua ini masuk akal sampai habis dan kau terikat di dalamnya
She does assert her almighty worth
Dia memang menegaskan nilai dirinya yang tak tertandingi
Is there light at the end? Is there purpose?
Apakah ada cahaya di ujung? Apakah ada tujuan?
Close right in, for time's sake, she wins
Mendekat, demi waktu, dia menang
But if you grasp higher up, it'll finishes this, this, oh
Tapi jika kau meraih lebih tinggi, semuanya akan berakhir, ini, oh