• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Alone Again (Terjemahan) - Gilbert O'sullivan

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
In a little while from now,
Sebentar lagi,
If I'm not feeling any less sour
Jika aku masih merasa pahit,
I promised myself to treat myself
Aku berjanji untuk memanjakan diri,
And visit a nearby tower,
Dan mengunjungi menara terdekat,
And climbing to the top,
Dan mendaki ke puncak,
Will throw myself off
Akan melompat dari sana
In an effort to make it clear to who
Untuk membuat semua orang mengerti
Ever what it's like when your shattered
Bagaimana rasanya saat kau hancur
Left standing in the lurch, at a church
Tertinggal bingung, di gereja
Where people 're saying,
Di mana orang-orang berkata,
"My God that's tough, she stood him up!
"Ya Tuhan, itu berat, dia ditolak!"
No point in us remaining.
Nggak ada gunanya kita tetap di sini.
May as well go home."
Mending pulang saja."
As I did on my own,
Seperti yang kulakukan sendiri,
Alone again, naturally
Sendiri lagi, ya begitulah.

To think that only yesterday,
Bayangkan, baru kemarin,
I was cheerful, bright and gay,
Aku ceria, bersinar, dan bahagia,
Looking forward to, but who wouldn't do,
Menantikan, tapi siapa yang tidak mau,
The role I was about to play
Peran yang akan aku jalani
But as if to knock me down,
Tapi seolah ingin menjatuhkanku,
Reality came around
Realita datang menghampiri
And without so much as a mere touch,
Tanpa sentuhan sedikit pun,
Cut me into little pieces
Memotongku menjadi kepingan kecil
Leaving me to doubt,
Membuatku meragukan,
All about God and His mercy
Segala sesuatu tentang Tuhan dan kasih-Nya
For if He really does exist
Karena jika Dia memang ada
Why did He desert me
Mengapa Dia meninggalkanku
In my hour of need?
Di saat aku sangat membutuhkannya?
I truly am indeed,
Aku benar-benar merasakannya,
Alone again, naturally
Sendiri lagi, ya begitulah.

It seems to me that
Sepertinya bagiku
There are more hearts
Ada lebih banyak hati
Broken in the world
Yang hancur di dunia ini
That can't be mended
Yang tak bisa diperbaiki
Left unattended
Dibiarkan tanpa perhatian
What do we do? What do we do?
Apa yang harus kita lakukan? Apa yang harus kita lakukan?

(instrumental break)
(istirahat instrumen)

Now looking back over the years,
Sekarang melihat kembali ke tahun-tahun yang lalu,
And what ever else that appears
Dan apa pun yang muncul
I remember I cried when my father died
Aku ingat aku menangis ketika ayahku meninggal
Never wishing to have cried the tears
Tak pernah ingin menangis seperti itu
And at sixty-five years old,
Dan di usia enam puluh lima tahun,
My mother, God rest her soul,
Ibuku, semoga Tuhan memberinya tempat yang baik,
Couldn't understand, why the only man
Tak bisa mengerti, mengapa satu-satunya pria
She had ever loved had been taken
Yang pernah ia cintai telah pergi
Leaving her to start with a heart
Membiarkannya memulai dengan hati
So badly broken
Yang hancur parah
Despite encouragement from me
Meski aku memberi semangat padanya
No words were ever spoken
Tak pernah ada kata-kata yang terucap
And when she passed away
Dan ketika dia meninggal
I cried and cried all day
Aku menangis seharian
Alone again, naturally
Sendiri lagi, ya begitulah.
Alone again, naturally
Sendiri lagi, ya begitulah.