Lagu ini bercerita tentang kehilangan jati diri karena terlalu sibuk hidup dalam "melodi" orang lain. Dari lirik awalnya sudah terasa banget pesan reflektifnya, sang tokoh menyanyikan lagu yang bukan untuk dirinya, mencoba menyembuhkan luka orang lain, tapi justru mengabaikan lukanya sendiri. Ia bersembunyi di balik kesedihan orang lain supaya tidak merasa sendirian.
Metafora "vibrance" yang dilempar ke "sea of gray" menggambarkan bagaimana warna dan energi dalam dirinya perlahan memudar. Ia memberikan semuanya pada orang-orang yang bahkan tidak benar-benar memahami pengorbanannya. Ini jadi gambaran tentang seseorang yang terlalu sering menjadi penolong, sampai lupa menjaga dirinya sendiri.
Di bagian akhir, lagu ini terasa seperti momen sadar diri. Ia menyadari bahwa selama ini ia mencari harga diri di tempat-tempat yang justru melukainya. Dan kalimat "what if I find myself along the way" jadi titik harapan, mungkin dalam proses berhenti menyelamatkan orang lain, ia justru bisa menemukan dan menyembuhkan dirinya sendiri. Lagu ini cocok banget buat yang lagi belajar soal self-worth dan batasan dalam hubungan.