Seorang gadis yatim piatu bernama Maria
Was walking to market one day
Sedang berjalan ke pasar suatu hari
She stopped for a rest by the roadside
Dia berhenti untuk istirahat di pinggir jalan
Where a bird with a broken wing lay
Di mana seekor burung dengan sayap patah tergeletak
A few moments passed till she saw it
Beberapa saat berlalu sampai dia melihatnya
For its feathers were covered with sand
Karena bulunya tertutup pasir
But soon clean and wrapped it was travelling
Tapi segera bersih dan terbungkus, ia mulai terbang
In the warmth of Maria's small hand
Dalam kehangatan tangan kecil Maria
She happily gave her last peso
Dia dengan senang hati memberikan peso terakhirnya
On a cage made of rushes and twine
Untuk sebuah kandang yang terbuat dari ilalang dan tali
She fed it loose corn from the market
Dia memberinya jagung lepas dari pasar
And watched it grow stronger with time
Dan melihatnya menjadi lebih kuat seiring waktu
Now the Christmas Eve service was coming
Sekarang kebaktian Malam Natal akan datang
And the church shone with tinsel and light
Dan gereja bercahaya dengan hiasan dan cahaya
And all of the townfolks brought presents
Dan semua orang di kota membawa hadiah
To lay by the manger that night
Untuk diletakkan di dekat palungan malam itu
There were diamonds and incense
Ada berlian dan dupa
And perfumes
Dan parfum
In packages fit for a king
Dalam kemasan yang layak untuk seorang raja
But for one ragged bird in a small cage
Tapi untuk satu burung compang-camping dalam kandang kecil
Maria had nothing to bring
Maria tidak punya apa-apa untuk dibawa
She waited till just before midnight
Dia menunggu sampai menjelang tengah malam
So no one would see her go in
Agar tidak ada yang melihatnya masuk
And crying she knelt by the manger
Dan sambil menangis, dia berlutut di dekat palungan
For her gift was unworthy of Him
Karena hadiahnya tidak layak untuk-Nya
Then a voice spoke to her through the darkness
Kemudian sebuah suara berbicara padanya dalam kegelapan
Maria, what brings you to me
Maria, apa yang membawamu kepada-Ku?
If the bird in the cage is your offering
Jika burung dalam kandang itu adalah persembahanmu
Open the door and let me see
Buka pintunya dan biarkan Aku melihat
Though she trembled, she did as He asked her
Meski dia bergetar, dia melakukan apa yang diminta-Nya
And out of the cage the bird flew
Dan keluar dari kandang, burung itu terbang
Soaring up into the rafters
Melambung tinggi ke langit-langit
On a wing that had healed good as new
Dengan sayap yang telah sembuh seperti baru
Just then the midnight bells rang out
Saat itu juga, lonceng tengah malam berbunyi
And the little bird started to sing
Dan burung kecil itu mulai bernyanyi
A song that no words could recapture
Sebuah lagu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata
Whose beauty was fit for a king
Yang keindahannya layak untuk seorang raja
Now Maria felt blessed just to listen
Sekarang Maria merasa diberkati hanya untuk mendengarkan
To that cascade of notes sweet and long
Alunan nada yang manis dan panjang itu
As her offering was lifted to heaven
Saat persembahannya terangkat ke surga
By the very first nightingale's song
Oleh lagu bulbul pertama yang dinyanyikan