Lirik lagu ini terasa kayak perjalanan batin yang agak abstrak, penuh pertanyaan tentang realitas dan perasaan. Di awal, ada kebingungan antara mimpi dan kenyataan, seolah tokohnya lagi mempertanyakan apa yang dia lihat dan rasakan itu benar atau cuma ilusi. Gambaran seperti "pohon berbicara" bikin suasananya terasa surreal, kayak lagi ada di dunia yang nggak sepenuhnya nyata.
Masuk ke bagian tengah, nuansanya jadi lebih dalam dan sedikit gelap. Ada rasa kesepian, kehampaan, dan kebingungan tentang cinta. Tokohnya nggak yakin apa yang dia rasakan itu benar benar cinta atau cuma sesuatu yang nggak bisa dijelaskan. Semua terasa berubah, bahkan hal yang dulu penting seperti kenangan dan hubungan mulai terasa memudar.
Di bagian akhir, maknanya makin kuat ke arah kehilangan dan kefanaan hidup. Dia mulai lupa banyak hal, termasuk cinta pertama dan momen bersama teman-temannya, seolah semuanya perlahan hilang ditelan waktu. Lagu ini kayak refleksi tentang hidup yang cepat berlalu, di mana kenangan, perasaan, dan bahkan identitas bisa memudar begitu saja tanpa kita sadari.