Sebuah tornado berputar di sekitar kamarku sebelum kamu datang
Excuse the mess it made, it usually doesn’t rain
Maafkan kekacauan yang ditimbulkannya, biasanya tidak hujan di sini
In Southern California, much like Arizona
Di California Selatan, mirip seperti Arizona
My eyes don’t shed tears, but, boy, they bawl
Mataku tidak meneteskan air mata, tapi, wah, mereka berteriak
When I’m thinkin’ ’bout you
Ketika aku memikirkan tentangmu
(Ooh, no, no, no)
(Ooh, tidak, tidak, tidak)
I’ve been thinkin’ ’bout you
Aku sudah memikirkan tentangmu
(You know, know, know)
(Kamu tahu, tahu, tahu)
I’ve been thinkin’ ’bout you
Aku sudah memikirkan tentangmu
Do you think about me still?
Apakah kamu masih memikirkan aku?
Do ya, do ya?
Apa iya, apa iya?
Or do you not think so far ahead? (Ahead)
Atau kamu tidak berpikir sejauh itu? (Sejauh itu)
‘Cause I been thinkin’ ’bout forever (Oooh, oooh)
Karena aku sudah memikirkan tentang selamanya (Oooh, oooh)
Or do you not think so far ahead? (Ahead)
Atau kamu tidak berpikir sejauh itu? (Sejauh itu)
‘Cause I been thinkin’ ’bout forever (Oooh, oooh)
Karena aku sudah memikirkan tentang selamanya (Oooh, oooh)
No, I don’t like you, I just thought you were cool
Tidak, aku tidak menyukaimu, aku hanya menganggap kamu keren
Enough to kick it
Cukup untuk menghabiskan waktu bersamaku
Got a beach house I could sell you in Idaho
Punya rumah pantai yang bisa aku jual padamu di Idaho
Since you think I don’t love you, I just thought you were cute
Karena kamu pikir aku tidak mencintaimu, aku hanya menganggap kamu imut
That’s why I kiss you
Itulah sebabnya aku mencium kamu
Got a fighter jet, I don’t get fly it, though
Punya pesawat tempur, tapi aku tidak bisa menerbangkannya
I’m lyin’ down thinkin’ ’bout you
Aku terbaring memikirkan tentangmu
(Ooh, no, no, no)
(Ooh, tidak, tidak, tidak)
I’ve been thinkin’ ’bout you
Aku sudah memikirkan tentangmu
(You know, know, know)
(Kamu tahu, tahu, tahu)
I’ve been thinkin’ ’bout you
Aku sudah memikirkan tentangmu
Do you think about me still?
Apakah kamu masih memikirkan aku?
Do ya, do ya?
Apa iya, apa iya?
Or do you not think so far ahead? (Ahead)
Atau kamu tidak berpikir sejauh itu? (Sejauh itu)
‘Cause I been thinkin’ ’bout forever (Oooh, oooh)
Karena aku sudah memikirkan tentang selamanya (Oooh, oooh)
Or do you not think so far ahead? (Ahead)
Atau kamu tidak berpikir sejauh itu? (Sejauh itu)
‘Cause I been thinkin’ ’bout forever (Oooh, oooh)
Karena aku sudah memikirkan tentang selamanya (Oooh, oooh)
Yes, of course
Ya, tentu saja
I remember, how could I forget?
Aku ingat, bagaimana bisa aku lupa?
How you feel?
Bagaimana perasaanmu?
And though you were my first time
Dan meskipun kamu adalah yang pertama bagiku
A new feel
Sebuah perasaan baru
It won’t ever get old, not in my soul
Ini tidak akan pernah terasa tua, tidak dalam jiwaku
Not in my spirit, keep it alive
Tidak dalam semangatku, jaga tetap hidup
We’ll go down this road
Kita akan melewati jalan ini
‘Til it turns from color to black and white
Sampai semuanya berubah dari warna menjadi hitam dan putih
Or do you not think so far ahead? (Ahead)
Atau kamu tidak berpikir sejauh itu? (Sejauh itu)
‘Cause I been thinkin’ ’bout forever (Oooh, oooh)
Karena aku sudah memikirkan tentang selamanya (Oooh, oooh)
Or do you not think so far ahead? (Ahead)
Atau kamu tidak berpikir sejauh itu? (Sejauh itu)
‘Cause I been thinkin’ ’bout forever (Oooh, oooh)
Karena aku sudah memikirkan tentang selamanya (Oooh, oooh)
Makna lagu Thinking About You - Frank Ocean
Lirik ini menggambarkan perasaan jatuh cinta yang dalam tapi juga penuh kebingungan dan overthinking. Dari awal, suasananya kayak chaos emosional yang datang tiba tiba, dianalogikan seperti tornado di kamar. Artinya, sebelum orang itu datang, hidupnya mungkin biasa aja, tapi kehadiran seseorang ini langsung mengubah segalanya jadi lebih berantakan sekaligus lebih hidup. Dia sendiri bahkan heran dengan perasaannya, karena biasanya dia tidak selembek ini secara emosional.
Di bagian inti, dia terus kepikiran orang tersebut dan mulai mempertanyakan apakah perasaan itu berbalas atau tidak. Ada harapan tentang "forever" atau hubungan jangka panjang, tapi di sisi lain dia juga ragu apakah si orang ini berpikir sejauh itu. Menariknya, dia mencoba merendahkan perasaannya dengan bilang "aku gak cinta, cuma ngerasa dia keren", padahal tindakannya menunjukkan sebaliknya. Ini semacam mekanisme defensif supaya gak terlalu keliatan serius, meskipun hatinya sudah terlanjur dalam.
Secara keseluruhan, lagu ini menangkap fase cinta yang ambigu, antara pengen serius tapi takut terlalu berharap. Ada rasa kagum, ketertarikan, dan keinginan untuk bersama lebih lama, tapi juga dibayangi keraguan dan ketidakpastian. Jadi yang terasa bukan cuma cinta, tapi juga konflik batin antara jujur sama perasaan sendiri atau tetap pura pura santai biar gak terlalu terluka.