Lirik Museum Duka

Di tengah riuh
Di sela gegap gempita yang beradu
Dan ingar bingar yang tak lekas meredup

Terulang lagi
Kudengar lagi
Nama yang kuyakini menunggu

Meski takkan terjawab
Kalimat yang belum lengkap
Ini terlalu cepat
Aku tak pernah siap

Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kutempati lagi?

Katanya waktu kan menyembuhkan
Dan tak ada yang sukar di luar batasan
Ini terlalu cepat
Aku takkan pernah siap

Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kutempati?
Jika tak bisa
(Jika tak bisa)
Mungkin tak bisa
Kan kujalani dengan jiwa yang mati

Bergegas kukembali (kukembali)
Pusara yang kau huni (kau huni)

Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kupilih nanti?

Makna Lagu Museum Duka

Lagu ini menggambarkan seseorang yang sedang berduka karena kehilangan orang yang sangat berarti. Di tengah keramaian, ia tetap teringat pada sosok yang telah pergi, seolah namanya masih terus terdengar dan meninggalkan banyak hal yang belum sempat disampaikan. Kepergian itu terasa terlalu cepat sehingga ia mengaku tidak pernah benar-benar siap menerimanya. Nasihat bahwa waktu akan menyembuhkan pun belum mampu menghilangkan rasa kehilangan yang begitu dalam.

Di bagian lain, lagu ini menunjukkan betapa bingung dan kosongnya kehidupan setelah ditinggalkan orang yang dicintai. Ia merasa seperti tidak punya tempat untuk kembali karena sosok yang selama ini menjadi rumah secara emosional sudah tidak ada. Pada akhirnya, ia memilih untuk tetap menjalani hidup sambil membawa duka tersebut, bahkan kembali ke pusara sebagai bentuk kerinduan. Jadi, makna lagu ini adalah tentang proses menghadapi kehilangan yang sangat berat, ketika seseorang belum mampu benar-benar menerima kepergian dan hanya bisa belajar hidup berdampingan dengan rasa duka.

Lirik Lagu For Revenge, Tepe, YB

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru