Lirik Detik, Menit, Jam - Feby Putri
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lagi-lagi
Satu kalimat terlontarkan
Dari sekian banyak kebohongan
Entah apa
Penyebabnya, bisa tutupi rasa sakitku
Remuk kian hari yang memaksa ku terus di sini
Tetap tertuju pada
Mau tak mau ada
Namun keliru bila terus menerus diadu
Di hidupku, apapun kulakukan hanya untukku
Bukan untukmu
Yang s'lalu urusiku tiap detik, menit, jam
Hidup ini pilihan
Dan ku pilih jadi diriku sendiri
Entah apa
Penyebabnya, bisa tutupi rasa sakitku
Remuk kian hari yang memaksa ku terus di sini
Merasakan semua
Mau tak mau ada
Namun keliru bila terus menerus diadu
Di hidupku, apapun kulakukan hanya untukku
Bukan untukmu
Yang s'lalu urusiku tiap detik, menit, jam
Hidup ini pilihan
Dan ku pilih jadi diriku sendiri
Redamkan suara yang terdengar mengganggu pikiran
Kedua tangan tutupi telinga
Padamkan marah yang terdengar mengganggu pikiran
Kedua tangan tutupi telinga
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa
Satu kalimat terlontarkan
Dari sekian banyak kebohongan
Entah apa
Penyebabnya, bisa tutupi rasa sakitku
Remuk kian hari yang memaksa ku terus di sini
Tetap tertuju pada
Mau tak mau ada
Namun keliru bila terus menerus diadu
Di hidupku, apapun kulakukan hanya untukku
Bukan untukmu
Yang s'lalu urusiku tiap detik, menit, jam
Hidup ini pilihan
Dan ku pilih jadi diriku sendiri
Entah apa
Penyebabnya, bisa tutupi rasa sakitku
Remuk kian hari yang memaksa ku terus di sini
Merasakan semua
Mau tak mau ada
Namun keliru bila terus menerus diadu
Di hidupku, apapun kulakukan hanya untukku
Bukan untukmu
Yang s'lalu urusiku tiap detik, menit, jam
Hidup ini pilihan
Dan ku pilih jadi diriku sendiri
Redamkan suara yang terdengar mengganggu pikiran
Kedua tangan tutupi telinga
Padamkan marah yang terdengar mengganggu pikiran
Kedua tangan tutupi telinga
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa
Peluk erat nasibku
Berteduh di dalam diri
Hari-hari kesalku
Mungkin ku sudah biasa