Lirik Seperti Angka 8

Kepalaku tunduk pasrah
Luruh dan utuh ku jatuh
Ke dalam renungan semalam

Ku tetap hidup sekarang
Bersandar pada dirimu
Bersama dipandu oleh-Nya

Kamulah akarnya
Sekarang
Yang buatku bertahan di porosnya

Sehebat apapun kita kan bertengkar
Hanya kau yang mampu buatku tenang
Hiruk pikuk dunia di luar sana
Hanya kau yang mampu buatku reda
Hidup bersama
Tenteram selama

Kita masih saja berdebat
Terima kasihku selamanya
Padamu akhirnya aku pulang,
Aku pulang (ke rumah)

Jika dahulu kau bukanlah orangnya
Maka mungkin ku tak bisa merasakan
Indahnya terjebak di tempat yang ku nyaman
Di bumi yang sekarat

Hatiku masih sama seadanya
Dalam sedih pun kau masih ada di sana, pelukku dengan erat
Ku butuh kau dekat, kau ada dalam dekapanku
Seperti angka delapan

Kamulah akarnya
Sekarang
Yang buatku bertahan di porosnya

Dalam sunyi kau bersabda
Pada bunyi yang kau dekap
Perasaan ini tertuju
Pada diri yang sempurna
Hanya dirimu yang sempat
Melekat lalu disekap
Melebur masih mendekat
Singkatnya kamu sepakat

‘Tuk ditarik, diukur, dililit, dan dilempar
Semacam aku ditungkap
Menyatukan dua wujud
Dua pribadi yang tunduk
Pada Maha dan maka
Dua hal ini bertemu
Jadi tali yang terikat

Ku ditarik, diulur, diikat,
ditarik, diulur, diikat,
Ditarik, diulur, ditarik, diulur, diikat,
Ku terikat
Padamu

Sehebat apapun kita kan bertengkar
Hanya kau yang mampu buatku tenang
Hiruk pikuk dunia di luar sana
Hanya kau yang mampu buatku reda (hidup bersamamu selamanya)
Hidup bersama (hidup bersamamu selamanya)
Tenteram selamanya (hidup bersamamu selamanya)
Tenteram selamanya (hidup bersamamu selamanya)
Hidup bersama

Makna Lagu Seperti Angka 8

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang menemukan rasa tenang dan tempat untuk pulang dalam diri orang yang dicintainya. Sosok tersebut dianggap sebagai “akar” yang membuatnya tetap bertahan ketika menghadapi berbagai masalah dan hiruk-pikuk kehidupan. Walaupun mereka tidak selalu sepakat dan sering bertengkar, kehadirannya justru menjadi sumber ketenangan. Ada juga rasa syukur karena akhirnya bisa menemukan seseorang yang membuatnya merasa nyaman, diterima, dan tidak sendirian dalam menjalani hidup.

Lebih dalam lagi, lagu ini menggambarkan hubungan yang bukan hanya dibangun oleh rasa cinta, tetapi juga komitmen dan ikatan yang kuat kepada Tuhan. Gambaran tentang dua pribadi yang “tunduk” kepada Yang Maha Kuasa menunjukkan bahwa hubungan tersebut dijalani dengan keyakinan dan tujuan yang sama. Karena itu, “pulang” dalam lagu ini bukan sekadar kembali ke rumah secara harfiah, tetapi menemukan tempat yang terasa aman bersama orang yang ingin ditemani untuk hidup dan bertumbuh selamanya.

Lirik Lagu Feby Putri, Lafa Pratomo, Matter Mos

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru