Lirik Kata Jasad Jelita - Fariz RM
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Seiring terbit fajar
Langkahnya pasti dengan tegar
Meniti teriknya hari
Dan mengais rezeki
Dan bila malam tiba
Jelita bagai tak berharga
Make up terluntur derita
Terjerat dalam nista
Kata hatinya
Menjerit tak ingin berdusta
Prahara hidupnya
Mendera tak henti menyiksa
Ditutupnya pintu kamar
Menutup batas dunia luar
Larut dalam tangis sesal
Semakin hilang akal
Kata hatinya...
Kuingin pergi dan terlepas
Saat gelap datang
Dirasanya diri melayang
Kerumunan orang
Memandang dengan hampa
Jasad nan jelita terbujur
Dalam duka dan luka
Kata hatinya...
Jangan kalian tangisi jasadnya
Karena dirinya...
Mungkin kini lebih bahagia woo...
Langkahnya pasti dengan tegar
Meniti teriknya hari
Dan mengais rezeki
Dan bila malam tiba
Jelita bagai tak berharga
Make up terluntur derita
Terjerat dalam nista
Kata hatinya
Menjerit tak ingin berdusta
Prahara hidupnya
Mendera tak henti menyiksa
Ditutupnya pintu kamar
Menutup batas dunia luar
Larut dalam tangis sesal
Semakin hilang akal
Kata hatinya...
Kuingin pergi dan terlepas
Saat gelap datang
Dirasanya diri melayang
Kerumunan orang
Memandang dengan hampa
Jasad nan jelita terbujur
Dalam duka dan luka
Kata hatinya...
Jangan kalian tangisi jasadnya
Karena dirinya...
Mungkin kini lebih bahagia woo...