Kehidupan seorang pelaut, sungguh kehidupan yang ceria.
He robs young girls of their hearts' delight,
Dia mencuri hati para gadis muda, membawa kebahagiaan mereka,
Leaving them behind to weep and mourn,
Meninggalkan mereka untuk meratap dan bersedih,
They never know when they will return.
Mereka tak pernah tahu kapan dia akan kembali.
Well, there's four and twenty all in a row
Nah, ada dua puluh empat pelaut berjejer,
My true love he makes the finest show.
Cintaku yang sejati tampil paling menawan.
He's proper tall, genteel and all,
Dia tinggi, sopan, dan segalanya,
And if I don't have him, I'll have none at all.
Dan jika aku tak bisa memilikinya, aku tak ingin yang lain.
Oh father, build for me a bonny boat,
Oh ayah, buatkanlah aku sebuah perahu yang indah,
That on the wide ocean I may float
Agar aku bisa melayang di lautan luas,
And every Queen's ship that we pass by,
Dan setiap kapal ratu yang kami lewati,
There I'll enquire for my sailor boy.
Di sana aku akan menanyakan tentang pelautku.
They had not sailed long on the deep
Mereka belum berlayar lama di lautan dalam
When a Queen's ship they chanced to meet.
Ketika mereka kebetulan bertemu kapal ratu.
"You sailors all, pray tell me true,
"Wahai para pelaut, tolong katakan padaku yang sebenarnya,
Does my sweet William sail among your crew?"
Apakah William tercintaku ada di antara kru kalian?"
"Oh no, fair maiden, he is not here
"Oh tidak, wahai gadis cantik, dia tidak ada di sini
For he's been drownded we greatly fear
Karena kami sangat khawatir dia telah tenggelam
On yon green island as we passed it by,
Di pulau hijau itu saat kami melewatinya,
There we lost sight of your sailor boy."
Di sana kami kehilangan jejak pelautmu."
Well, she wrung her hands and she tore her hair.
Dia meremas tangannya dan merobek rambutnya.
She was like a young girl in great despair.
Dia seperti gadis muda yang sangat putus asa.
And her little boat against a rock did run.
Dan perahu kecilnya menghantam sebuah batu.
"How can I live now my sweet William is gone?"
"Bagaimana aku bisa hidup sekarang William tercintaku telah pergi?"