Ada begitu banyak hal yang sebenarnya nggak perlu kamu ucapkan.
Like ??
Seperti ??
You're tears are meaningless, they're written on your face.
Air matamu nggak ada artinya, semuanya terlihat di wajahmu.
Just like your empty words, just like the chemical.
Sama seperti kata-kata kosongmu, sama seperti zat kimia.
Just like the disease that stains your lips tonight.
Sama seperti penyakit yang mengotori bibirmu malam ini.
You are the disease that's in my life.
Kau adalah penyakit yang ada dalam hidupku.
If it's no ones fault,
Jika ini bukan salah siapa-siapa,
There's just no one to blame and nothing to say.
Nggak ada yang bisa disalahkan dan nggak ada yang bisa diucapkan.
This time it's no ones fault.
Kali ini bukan salah siapa-siapa.
Oh, there's nothing to save and no one to hate.
Oh, nggak ada yang perlu diselamatkan dan nggak ada yang bisa dibenci.
But I want to so bad.
Tapi aku sangat ingin.
Believe me.
Percayalah padaku.
There's just so many ways you never needed to be.
Ada begitu banyak cara yang sebenarnya nggak perlu kamu jalani.
Like cuts of empty space that never leaves your side.
Seperti luka dari ruang kosong yang tak pernah pergi darimu.
Now wipe that stupid look off of your face.
Sekarang hapus ekspresi bodoh itu dari wajahmu.
You're not the finest one, you're not the only one.
Kau bukan yang terbaik, kau bukan satu-satunya.
You're just a disease that stains the lips tonight.
Kau hanyalah penyakit yang mengotori bibir malam ini.
You are the disease that's in my life.
Kau adalah penyakit yang ada dalam hidupku.
If it's no ones fault,
Jika ini bukan salah siapa-siapa,
There's just no one to blame and nothing to say.
Nggak ada yang bisa disalahkan dan nggak ada yang bisa diucapkan.
This time it's no ones fault.
Kali ini bukan salah siapa-siapa.
Oh, there's nothing to save and no one to hate.
Oh, nggak ada yang perlu diselamatkan dan nggak ada yang bisa dibenci.
But I want to so bad.
Tapi aku sangat ingin.
Believe me.
Percayalah padaku.
We're great in small doses
Kita baik dalam dosis kecil.
I pronounce it.
Aku mengatakannya.
You're satisfied loving me.
Kau puas mencintaiku.
You're so proud of yourself and your disadvantage to me.
Kau sangat bangga pada dirimu dan kekuranganmu di mataku.
It's just something you love to say.
Itu hanya sesuatu yang kau suka ucapkan.
The greater the dosage makes me mispronounce it to be.
Semakin besar dosisnya, semakin aku salah mengucapkannya.
You're dead inside of me.
Kau mati di dalam diriku.
You're dead inside of me.
Kau mati di dalam diriku.
But when you're alone.
Tapi saat kau sendiri.
And no one knows.
Dan tak ada yang tahu.
It doesn't seem to matter.
Sepertinya itu tidak penting.
You're the same inside of me.
Kau tetap sama di dalam diriku.
If it's no ones fault,
Jika ini bukan salah siapa-siapa,
There's just no one to blame and nothing to say.
Nggak ada yang bisa disalahkan dan nggak ada yang bisa diucapkan.
This time it's no ones fault.
Kali ini bukan salah siapa-siapa.
Oh, there's nothing to save and no one to hate.
Oh, nggak ada yang perlu diselamatkan dan nggak ada yang bisa dibenci.
If I say I want you so bad.
Jika aku bilang aku sangat menginginkanmu.
It doesn't matter.
Itu tidak penting.
Don't believe me.
Jangan percayai aku.
You're just the disease that was in my life.
Kau hanyalah penyakit yang ada dalam hidupku.