Terbang melayang menggapai awan
Seperti janjimu yang tak pernah nyata
Kumpulan dusta yang memabukkan
Bagai burung-burung lepas dari tangan
Cintamu hanya sebatas angan
Manis di khayalan pahit kenyataan
Pedih ku rasakan
Kau datang bagaikan pahlawan
Yang akan mengobati luka
Tapi hanya menambah derita
Biarlah ku simpan semua
Di palung hati yang terluka
Agar tak lagi tersiram dusta
Janganlah janganlah kau buat hidupku menderita
Bagai burung-burung lepas dari tangan
Cintamu hanya sebatas angan
Manis di khayalan pahit kenyataan
Pedih ku rasakan
Kau datang bagaikan pahlawan
Yang akan mengobati luka
Tapi hanya menambah derita
Biarlah ku simpan semua
Di palung hati yang terluka
Agar tak lagi tersiram dusta
Janganlah janganlah kau buat hidupku menderita
Daun-daun kering jatuh berguguran
Terbang melayang menggapai awan
Seperti janjimu yang tak pernah nyata
Kumpulan dusta yang memabukkan
Makna Lagu Kumpulan Dusta
Lagu Kumpulan Dusta dari Erie Suzan ini menggambarkan rasa kecewa yang dalam karena cinta yang ternyata penuh kebohongan. Dari awal, liriknya pakai simbol daun kering yang jatuh itu kayak gambaran hubungan yang dulunya hidup, tapi sekarang udah rapuh dan gugur. Janji-janji manis yang dulu diucapkan ternyata cuma omong kosong, bikin perasaan jadi hancur pelan-pelan.
Yang bikin makin nyesek, sosok yang datang awalnya kayak "pahlawan" yang seolah bisa nyembuhin luka, tapi justru malah nambah sakit. Ini relate banget sama situasi di mana seseorang berharap banyak, tapi malah dikecewakan. Cintanya cuma indah di bayangan, tapi kenyataannya pahit banget, kayak mimpi yang nggak pernah jadi nyata.
Intinya, lagu ini tentang cinta yang penuh harapan tapi berakhir jadi kebohongan dan luka. Ada proses menerima kenyataan pahit dan akhirnya memilih menyimpan semuanya sendiri biar nggak terus disakiti. Vibenya sedih, getir, tapi juga ada sedikit kekuatan buat bangkit dan nggak mau jatuh ke kesalahan yang sama lagi.