Apa kamu tidak mendengar teriakku, sekali lagi?
Voices you can’t hear
Suara-suara yang tidak bisa kamu dengar
Because you are consumed and incontent
Karena kamu terjebak dan tidak puas
With everlasting greed
Dengan keserakahan yang tiada henti
Don’t you see me on my hands and knees?
Apa kamu tidak melihatku di atas tangan dan lututku?
Begging and bleeding
Memohon dan berdarah
You’re smiling as you bite the hand that feeds
Kamu tersenyum saat menggigit tangan yang memberi makanmu
But will you never see?
Tapi apakah kamu tidak akan pernah melihat?
Always wanting what your eyes can’t see
Selalu menginginkan apa yang tidak bisa dilihat oleh matamu
Needing what your arms can’t reach
Membutuhkan apa yang tidak bisa dijangkau oleh tanganmu
Thinking you are in need
Berpikir bahwa kamu dalam keadaan butuh
Always hearing what your ears can’t hear
Selalu mendengar apa yang tidak bisa didengar oleh telingamu
Feeling what your hands can’t touch
Merasa apa yang tidak bisa dirasakan oleh tanganmu
Thinking you’re incomplete
Berpikir bahwa kamu tidak lengkap
(Enough)
(Cukup)
It was,
Itu adalah,
Never enough that I gave to you
Tak pernah cukup apa yang aku berikan padamu
All of the horror that you’ve put me through
Semua kengerian yang telah kau buat untukku
(Never enough)
(Tak pernah cukup)
How can I make up my mind this time?
Bagaimana aku bisa memutuskan kali ini?
This is where I will draw the line
Di sinilah aku akan menarik batas
Sacrificed my life to be with you
Mengorbankan hidupku untuk bersamamu
Why did you leave me?
Mengapa kamu meninggalkanku?
There’s nothing more from me you can consume
Tak ada lagi yang bisa kamu konsumsi dariku
Cause you are incomplete
Karena kamu tidak lengkap
Always wanting what your eyes can’t see
Selalu menginginkan apa yang tidak bisa dilihat oleh matamu
Needing what your arms can’t reach
Membutuhkan apa yang tidak bisa dijangkau oleh tanganmu
Thinking you are in need
Berpikir bahwa kamu dalam keadaan butuh
Always hearing what your ears can’t hear
Selalu mendengar apa yang tidak bisa didengar oleh telingamu
Feeling what your hands can’t touch
Merasa apa yang tidak bisa dirasakan oleh tanganmu
Thinking you’re incomplete
Berpikir bahwa kamu tidak lengkap
(Enough)
(Cukup)
It was,
Itu adalah,
Never enough that I gave to you
Tak pernah cukup apa yang aku berikan padamu
All of the horror that you’ve put me through
Semua kengerian yang telah kau buat untukku
(Never enough)
(Tak pernah cukup)
How can I make up my mind this time?
Bagaimana aku bisa memutuskan kali ini?
This is where I will draw the line
Di sinilah aku akan menarik batas
Everlasting need
Kebutuhan yang abadi
Would you please?
Maukah kamu?
Answer me and
Jawablah aku dan
Make me complete
Buatlah aku lengkap
Everlasting greed
Keserakahan yang abadi
Would you please?
Maukah kamu?
Set me free
Bebaskan aku
Fulfill all my needs and make me complete
Penuhi semua kebutuhanku dan buatlah aku lengkap
(Enough)
(Cukup)
It was,
Itu adalah,
Never enough that I gave to you
Tak pernah cukup apa yang aku berikan padamu
All of the horror that you’ve put me through
Semua kengerian yang telah kau buat untukku
(Never enough)
(Tak pernah cukup)
How can I make up my mind this time?
Bagaimana aku bisa memutuskan kali ini?
This is where I will draw the line
Di sinilah aku akan menarik batas
Never again will I be with you
Takkan pernah lagi aku bersamamu
No promise eternal carrying us through
Tak ada janji abadi yang akan membawa kita melalui ini
I finally made up my mind this time
Akhirnya aku memutuskan kali ini
This is the end, I’ve drawn the line
Ini adalah akhir, aku telah menarik batas
Never enough to devour your greed
Tak pernah cukup untuk melahap keserakahanmu